Saturday, 25 November 2017

Saling Berbalas Pantun

Ketua DPRD ke Anies: Jangan Galak-galak Dong

Rabu, 15 November 2017 — 14:08 WIB
Gubernur Anies bersama para pimpinan DPRD DKI Jakarta.(ikbal/dok)

Gubernur Anies bersama para pimpinan DPRD DKI Jakarta.(ikbal/dok)

JAKARTA (Pos Kota) – Suasana rapat paripurna DPRD DKI Jakarta pada Rabu (15/11/2017) berjalan dangat cair. Dalam paripurna dengan agenda penyampaian pidato Gubernur terhadap Raperda tentang RAPBD Provinsi DKI Jakarta sekaligus penyampaian visi misi Gubernur dan Wakil Gubernur masa jabatan 2017-2022 itu tidak nampak tidak ada ketegangan.

Persoalan penolakan Ketua DPRD Prasetyo Edi Marsudi terhadap penyampaian pidato visi misi dalam rapat paripurna istimewa nampaknya telah dilupakan. Bahkan Anies Baswedan dan Prasetyo sempat berbalas pantun yang membuat hangat suasana sekaligus mengundang tawa peserta rapat paripurna.

Sebelumnya saat menyampaikan pidato tehadap Raperda APBD DKI, Anies mengawali dengan membacakan pantun.

“Bang Sandi berlari menyusuri kali Angke
Bang Prasetyo bertemu kawan sambil belanja di pasar Santa
Kami senang sekali dapat hadir di DPRD
Menyapa seluruh dewan dari kami di balai kota,” kata Sandi yang disambut tepuk tangan.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu juga membacakan pantun yang nampaknya sudah disiap sebelumnya.

“Dari dukuh atas naik Transjakarta
Puas berwisata pulangnya ke Pinangsia
Bersama seluruh warga ibukota
Kita jadikan jakarta maju dan bahagia,” imbuh Anies.

Anies juga kembali mengawali pidato penyampaian visi misi di paripurna dengan membacakan sajak.

“Bang sandi bersepatu di Tanah Tinggi
Bang prasetio memancing ikan di dekat jembatan besi
Mohon waktu bicara sekali lagi
Kami paparkan tentang visi misi,” ujar Anies.

Tidak mau kalah dengan Anies, Prasetyo yang disebut namanya dalam pantun juga mencoba membalas. Sebelum menyampaikan pantun, meneriakkan takbir sesaat setelah Anies turun podium.

“Sebelum saya menutup acara ini secara resmi, perkenankan saya menyampaikan pantun.
Bang Anies suka mengaji
Bang Sandi senang berlari
Anies-Sandi sudah janji dalam visi-misi
rakyat tidak sabar agar janji ditepati,” kata Prasetyo.

“Ondel-ondel budaya Betawi
Jakarta punya pemimpin baru.
Gubernur ama DPRD kini udah sehati.
Bangun Jakarta lebih maju lagi,” lanjutnya.

Pada akhirnya, Prasetyo menutup paripurna dengan pantun singkat sebagai pantun pamungkas.

“Buah salak buah kedondong, jangan galak-galak dong,” canda Prasetyo disambut tepuk tangan seisi ruangan.

“Akhirnya kami ucapkan Alhamdulillah, rapat paripurna kami nyatakan ditutup,” tutup Prasetyo sambil mengetuk palu.

(ikbal/sir)