Thursday, 23 November 2017

Monster itu Orang Dekat

Rabu, 15 November 2017 — 6:34 WIB
aniaya-anak

ORANG-ORANG dekat yang tiba-tiba berubah menjadi monster. Bukan sekadar menyakiti, tapi tega membunuh! Beberapa kasus terjadi menimpa seorang istri, anak dan kakak kandung.

Seorang dokter wanita ditembak suami di Jakarta Timur. Anak balita nyawanya direnggut sang ibu, seorang kakak terkulai tak bernyawa, bersimbah darah diclurit sang adik.

Semua peristiwa tersebut bukannya tanpa sebab. Semua pasti ada sebab musababnya. Tapi, mengapa harus diselesaikan dengan pembunuhan? Inilah masalahnya.

Jika melihat dari peristiwa yang tercatat di atas, yang pertama adalah kasus rumah tangga. Suami istri yang bertikai, ribut terus menerus. Nah, yang jadi pertanyaan adalah apa masalahnya? Ekonomikah? Nggak mungkin, karena keduanya berstatus sebagai dokter, yang di atas kertas penghasilannya pasti oke? Jadi pasti ada penyebab lain. Nah, makanya dalam satu perkawinan awal banyak nasihat yang dberikan orang tua. “ Ingat istri adalah pakaian dari suami, dan sebaliknya, suami juga pakaian istri!”

Apa artinya? Ya, saling menutupi, saling menjaga, saling memberi, saling mengayomi dst. Kalau itu tidak dilakukan, ya jadi bubarlah. Kalau bubar baik-baik, masih bagus. Tapi, jika menuai dendam? Itu masalahnya! Kedua orang yang awalnya saling mencintai, tiba-tiba berubah menjadi benci setengah mati.

Ada lagi persoalan sepele, seorang ibu membunuh anak balitanya. Hanya karena ngompol? Hemm, ini sangat nggak masuk akal. Juga seorang kakak adik yang bertarung, juga masalahnya super sepele! Sang kakak marah karena lagi asyik tidur di kamar ibunya dibangunkan?

Mengapa persoalan ‘orang dekat’ ini harus diselesaikan dengan tragis? Cari jawabnya dengan tenang dan sabar. Memang kesabaranlah kuncinya! –massoes