Thursday, 23 November 2017

Pebulutangkis Ini Bisa Mencangkul di Sawah

Rabu, 15 November 2017 — 1:40 WIB
Apriyani Rahayu

Apriyani Rahayu

POPULARITAS pebulutangkis Apriyani Rahayu kini melesat usai menjuarai Pancis Terbuka 2017 bersama pasangannya Greysia Polii.

Pebulutangkis asal Konawe, Sulawesi Tenggara ini, memiliki keistimewaan dalam kecepatan kaki, smash jumping yang kencang dan refleksnya luar biasa. Namun siapa sangka bahwa tenaga besar yang dimilikinya itu karena terbiasa ikut membajak sawah di kampung halamannya semasa kecil.

“Saya cuma latihan seperti teman-teman lain. Jadwal latihan fisik, saya latihan fisik, jadwal latihan teknik, saya juga latihan teknik,” kata Apriyani beberapa waktu lalu.

Bisa jadi, menurut Apriyani, kemampuan itu didapatkan dari luar bulutangkis. Saat masih tinggal bersama orang tua, Amiruddin P. dan Siti Djauhar, Apriyani kerap turun ke sawah membantu menanam padi, merawat hingga panen.

Apri, demikian dia dipanggil, rela harus bermandi keringat di terik matahari demi membantu kedua orang tuanya.

“Saat nanam padi saya ikut membantu, bukan cuma main-main. Saya biasa macul (menyangkul),” jelas pemilik tinggi badan 163 cm itu mengenang.

Aktivitas itu masih dilakukan Apri bahkan setelah dia berlatih di PB Konawe. Dia menambah ‘latihan fisik’ dengan jalan kaki dari rumah ke tempat latihan.

Hingga pada suatu ketika pelatihnya menghubungi kerabatnya di Jakarta yang bernama Yuslan Kisra yang saat itu menjabat sebagai Kepala Mess Konawe. Yuslan Kisra memang dikenal memiliki jaringan luas di dunia olahraga.

MENGEMBANGKAN KARIR

“Saya dititipkan Apri untuk mengembangkan karir bulutangkisnya di Jakarta. Kalau masih terus di daerah dia tidak akan berkembang,” jelas Yuslan.

Apri lalu dititipkan kepada maestro bulutangkis Icuk Sugiarto pada tahun 2012 di klub bulutangkis Pelita Bakrie. “Apri diberi kesempatan berlatih tiga bulan kalau tidak ada kemajuan akan dipulangkan,” tuturnya.

Setelah tiga bulan berjalan kemampuan Apri mulai meningkat. “Saya tambah lagi tiga bulan. Ada pukulan Apri yang tergolong istimewa coba akan saya asah,” ujar Icuk seperti ditirukan Yuslan.

Ternyata tangan dingin Icuk terbukti. Apri yang dipasangkan dengan anaknya Jauza Sugiarto mulai banyak mengenyam gelar. Seiring dengan gulung tikarnya klub Pelita Bakrie, Apri dan Jauza dititipkan ke klub Jaya Raya hingga kini.

Apri bersama pasangannya Greysia Polii saat ini tengah tampil di ajang China Terbuka Super Series. Mereka akan menghadapi pemain Korea Kim Hye Rim/Lee So Hee di babak pertama, Rabu (15/11). (bukhari)