Saturday, 25 November 2017

Vonis Buni Yani, Jaksa Juga Ajukan Banding

Rabu, 15 November 2017 — 14:53 WIB
Buni Yani

Buni Yani

JAKARTA (Pos Kota) -Jaksa Penuntut Unum (JPU) siap mengajukan banding, jika Buni Yani melakukan banding atas vonis Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Jawa Barat.

“Hal ini supaya bisa mengajukan kasasi, kalau Buni Yani kasasi (atas putusan banding), ” kata Jaksa Agung M Prasetyo menanggapi vonis Buni Yani usai melantik sembilan pejebat eselon satu, di Kejaksaan Agung, Rabu (15/11).

Buni Yani, terdakwa perkara upload pidato Ahok alias Basuki Tjahaja Purnama di Kepulauan Seribu, yang diatur dalam UU Informatika dan Transaksi elektronika (ITE) divonis selama 1, 5 tahun oleh PN Banding, Selasa (14/11).

Majelis hakim yang diketuai Saptono menyatakan perbuatan terdakwa telah menimbulkan keresahan dan terdakwa tidak mengakui kesalahannya.

“Dia terbukti dengan sengaja dan tapa hak atau melawan hukum dengan cara apapun mengubaj, menambah, mengirangi, transmisi, merusak, menghilangkan, memindahkan, menyembunyikan suatu infoemasi elektronik dan atai dokumen elektronik milik orang lain atau milik publik. Menjatuhkan hukuman selama satu tahun enam bulan, ” kata Saptono.

Terdakwa menolak vonis hakim, karena menurut Bunu Yani tidak mendasarkan fakta persidangan.
“Jadi, kita akan banding, ” tukas pengacara Buni Yani, Aldwin Rahadian.

Prasetyo menambahkan proses hukum Buni Yani masih panjang waktunya.”Bagi kita, semuanya sudah selesai meskipun kita lihat bagaimana perkembangan selanjutnya. ”

Jaksa Penuntut Umum menuntut terdakwa selama dua tahun dan denda sebesar Rp100 juta subsider tiga bulan.

Sesuai KUHAP (Kitab Undang Undang Hukum Acara Pidana), JPU tidak mengajukan upaya hukum, bila vonis hakim sudah dua pertiga dari tuntutan JPU. (ahi)