Wednesday, 13 December 2017

Seorang Dokter Gigi Terpilih Jadi Sekda Kota Depok

Kamis, 16 November 2017 — 21:59 WIB
Drg.  Hardiono Sekda Kota Depok terpilih.  (anton)

Drg. Hardiono Sekda Kota Depok terpilih. (anton)

DEPOK (Pos Kota)  – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan,  Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP4D)  Kota Depok Hardiono yang juga seorang dokter gigi dipastikan  menduduki jabatan Sekretaris Daerah (Setda)  Kota Depok mendatang.

Kepastian drg.  Hardiono bakal menduduki jabatan Setda Depok diamini Walikota Muhammad Idris didampingi Wakil Walikota Ptadi Supriatna usai pembukaan MTQ ke 18 tingkat Kota Depok di Sukmajaya,  Kamis (17/11).

“Kalau tidak ada halangan minggu depan pelantikan akan dilakukan terhadap drg.  Hardiono di Balaikota, ” tuturnya yang menambahkan ini juga sudah sesuai aturan yang berlaku.

Bahkan,  tambah dia,  penanda tanganan penunjukan drg  Hardiono bukan hanya saya saja tapi Wakil Walikota Pradi Supriatna juga tanda tangan.  “Kalau Pak Wakil Walikota tidak tanda tangan saya juga tidak mau, ” selorohnya.

Drg.  Hardiono yang kini menjabat Kepala DP4D setempat salah satu dari tiga orang pejabat yang diajukan ke Gubernur Jabar Ahmad Heryawan beberapa waktu lalu dua pejabat lainnya yaitu Plt Sekda Depok Widiyati dan Sekretaris Dewan (Sekwan)  Zamrowi.

Wakil Walikota Pradi Supriatna, siapa pun yang terpilih menjadi Sekda Depok diharapkan dapat bersinergi dengan seluruh jajaran terkait untuk mensukseska  program pembangunan yang telah direncanakan.

“Mereka bertiga yang telah diajukan sebagai calon Sekda ke Gubernur Jabar beberapa waktu lalu orang pilihan dan pegawai yang handal di lingkungan Pemkot Depok, ” tuturnya.

Sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN)  di Kota Depok,  mengaku tidak begitu kaget dengan terpilihnya drg.  Hardiono menjadi orang nomor satu di jajaran ASN Depok atau orang nomor tiga di Kota Depok.

“Sudah diprediksi lama kalau yang terpilih menjadi Sekda difinitif Depok bakalan tidak jauh dari orang dekat di lingkungan walikota, ” ujar Adi,  satu PNS Depok mengikuti sejumlah pejabat lain yang telah ada.  (anton)