Tuesday, 25 September 2018

Walikota Depok Larang Peserta MTQ Cabutan

Kamis, 16 November 2017 — 10:41 WIB
Walikota Depok Muhammad Idris didampingi Wakil Walikota Pradi Supriatna dan sejumlah pejabat terkait lainnya di Kota Depok saat pembukaan MTQ ke 18 di Sukmajaya. (anton)

Walikota Depok Muhammad Idris didampingi Wakil Walikota Pradi Supriatna dan sejumlah pejabat terkait lainnya di Kota Depok saat pembukaan MTQ ke 18 di Sukmajaya. (anton)

DEPOK (Pos Kota) – Peserta Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) ke 18 tingkat Kota Depok wajib mencantumkan nomor induk keluarga (NIK) yang ada di KTP elektronik asal Depok untuk menghindari kecurangan atau peserta dari luar wilayah yang mengikuti lomba mewakili kecamatan.

Kegiatan MTQ ini diharapkan dapat melahirkan dan memunculkan qori maupun qoriah berbakat Kota Depok di masa mendatang.

“Tidak hanya mencantumkan NIK di E KTP saja tapi saya akan berikan sanksi tegas kepada camat yang bersangkutan terlebih jajaran camat dan kelurahan kini tengah dalam evaluasi kinerjanya,” tegas Walikota Depok Muhammad Idris didampingi Wakil Walikota Pradi Supriatna dan Kepala Bagian Sosial Setda, H Marjaya usai membuka MTQ ke 18 di lapangan Masjid Istiqomah, Sukmajaya, Kamis (16/11/2017).

Semua itu dilakukan untuk kepentingan masyarakat banyak terlebih mencari qori dan qoriah berbakat Kota Depok untuk ajang yang lebih tinggi baik di propinsi Jawa Barat, Nasional maupun internasional, tuturnya bila panitia menemukan atau mengetahui adanya peserta cabutan atau di luar wilayah yang diwakilinya pihak kecamatan tersebut akan langsung diskualifikasi dan akan diberikan sanksi terhadap camat yang bersangkutan.

“Yang jelas tidak ada toleransi bagi mereka langsung didiskualifikasi,” tegas Muhammad Idris dan menambahkan diharapkan kegiatan ini dapat memunculkan qori dan qoriah berbakat yang dapat mengharumkan nama Kota depok dalam ajang lebih tinggi lagi karena dirinya yakin bahwa banyak qori dan qoriah berbakat yang belum terlihat muncul di Depok..

Ditambahkan, Kepala Bagian Sosial Setda setempat Marjaya, untuk kegiatan MTQ ke 18 akan diikuti sekitaer 462 peserta dari 11 kecamatan dan setiap kecamatan mengirimkan 42 orang peserta untuk mengikuti 18 cabang perlombaan antara lain qiroah remaja putera dan puteri, kaligrafi, tahfidz dan lainnya.

“Yang jelas seluruh peserta MTQ di Depok harus sesuai KTP nya dengan NIK,” tuturnya.

(anton/sir)