Tuesday, 11 December 2018

Argo: Usai Kecelakaan, Novanto Tidak Dibawa Ojek, Tapi Mobil

Jumat, 17 November 2017 — 17:26 WIB
Setya Novanto menjalani pemeriksaan kesehatan dari RS Medika Permata Hijau ke RSCM, Jakarta (toga)

Setya Novanto menjalani pemeriksaan kesehatan dari RS Medika Permata Hijau ke RSCM, Jakarta (toga)

JAKARTA (Pos Kota) –  Usai mengalami kecelakaan di Jalan Permata Hijau, Jakarta Selatan, Rabu (16/11/2017) malam, ternyata Ketua DPR Setya Novanto tidak dibawa oleh tukang ojeg seperti yang dikatakan oleh kuasa hukumnya, Fredich Yunadi.

Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono, usai mobil Fortuner B 1732 ZLO yang ditumpangi Setya Novanto (Setnov) menabrak tiang listrik ia langsung dilarikan ke RS Medika Permata Hijau menggunakan sebuah mobil.

“Di belakangnya Pak Novanto ada mobil lain yang membantu membawa ke Rumah Sakit,” kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Jumat, (17/11/2017).

Hal itu juga diperkuat dari keterangan dua orang saksi dilokasi kecelakaan yang melihat ada sebuah mobil menepi yang kemudian digunakan untuk membawa Novanto. “Dua saksi adalah warga di sekitar yang melihat dan mengetahui (mobil sedan),” ujar dia.

Saat ini, kepolisian tengah mencari keberadaan pengemudi mobil tersebut untuk dimintai keterangan. “Sedang dicari,” kata dia.

Argo menambahkan, hingga saat ini polisi masih terus melakukan oleh Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mencari bukti baru terkait insiden tersebut. “Penyidik akan melihat apakah ada pecahan kaca, goresan di pohon maupun di tiang listrik kan masih diselidiki,” ucap Argo.

Sedangkan sebelumnya,  Fredrich Yunadi mengaku setelah mengalami kecelakaan, Novanto kemudian dilarikan ke rumah sakit menggunakan ojek.

“Beliau itu dibawa sini pakai ojek karena pingsan udah ketakutan udah bingung cari yang paling cepat supaya pertolongan pertama karena berdarah,” kata Fredrich saat ditemui di Rumah Sakit Medika Permata Hijau, Jakarta Barat, Kamis (16/11/2017) malam.

Fredrich menyampaikan, Novanto yang mengalami pingsan kemudian dibopong oleh ajudannya untuk segera dibawa pengemudi ojek. “Digendong dua tangan. Ajudannya masih sempat gendong beliau,” katanya.

Meski begitu, Fedrich tidak menjelaskan secara rinci terkait tukang ojeg yang membawa Setnov apakah ojeg pangkalan atau ojeg berbasis aplikasi. “Saya cuma dapat laporan daripada ajudan waktu diinterview sama Polisi Lantas,” pungkasnya. (Yendhi/win)