Friday, 27 April 2018

Dokter Melarang Siapapun Masuk ke Kamar Setya Novanto Dirawat

Jumat, 17 November 2017 — 7:22 WIB
Foto kondisi Setya Novanto usai kecelakaan yang beredar di medsos.

Foto kondisi Setya Novanto usai kecelakaan yang beredar di medsos.

JAKARTA (Pos Kota) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku pihak rumah sakit (RS) yang merawat Ketua DPR RI, Setya Novanto (Setnov) kurang kooperatif kepada penyidik KPK yang mendatangi kamar perawatan tersangka korupsi e-KTP itu..

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (16/11/2017) malam meminta pihak manajemen RS kami harapkan tidak mempersulit kerja penyidik KPK di lokasi.

Nyatanya hingga Jumat pagi ini belum satupun penyidik anti-korupsi itu boleh melihat kondisi Ketua Umum Golkar itu pasca-kecelakaan di Jalan Permata Berlian, Permata Hijau, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Kamis petang kemarin.

Tidak-bolenya penyidik KPK masuk ke ruang perawatan Setya Novanto karena memang adanya larangan dari dokter Rumag Sakit Media Permata Hijau.

Tidak sembarang orang bisa masuk ke ruang rawat Ketua DPR Setya Novanto. Pengacara Novanto, Fredrich Yunadi, sempat menunjukan foto pengumuman tersebut kepada media melalui ponselnya.

“Iya (ruangannya steril) di sini (harus) atas izin dari keluarga,” ujar Fredrich di RS Medika Permata Hijau, Jakarta, Jumat (17/11/2017) dini hari.
Pengumuman yang ada di depan pintu ruang rawat Novanto bertuliskan, “Pengumuman: Pasien perlu istirahat untuk penyakitnya dan belum dapat dibesuk”.

Di pengumuman itu tertulis bahwa dokter yang merawat Novanto bernama Dr H Bimanesh Sutarjo, SpPD.(B)