Thursday, 15 November 2018

Pelajar SMK di Sukabumi Tewas Tawuran

Sabtu, 18 November 2017 — 18:12 WIB
ilustrasi

ilustrasi

SUKABUMI (Pos Kota) – Rayhan Jamal Akram (17), pelajar SMK di Sukabumi tewas setelah dirawat di RSUD R Syamsudin SH, Kota Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (18/11/2017).

Akram adalah korban tawuran sesama pelajar. Di tubuhnya terdapat sejumlah luka akibat sabetan senjata tajam. Salah satunya dari hasil otopsi ada luka mematikan di sekitar paha yang memutuskan urat nadi ke jantung.

Aksi tawuran hingga menewaskan korban terjadi di Jembatan Cikukulu, Jalan Raya Sukabumi-Bogor, Desa Cibolangkaler, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Jumat (17/11/2017) siang.

Saat itu, siswa kelas 3 jurusan mesin otomotif ini tengah bersama teman-temannya terlibat saling ejek dengan kelompok siswa SMK lainnya. Saling serang dan kejar-kejaran di antara dua kubu itu pun tak bisa dielakan.

Sial bagi Akram, saat hendak menghindari penyerangan kubu lawannya tiba-tiba terjatuh. Sontak saja, dia menjadi bulan-bulanan sejumlah siswa SMK. Akibatnya, dia tersungkur bersimbah dari karena mengalami sejumlah luka sabetan golok.

Kapolsek Cisaat, Kompol Budi Setiana mengatakan dari keterangan saksi, tawuran siswa SMK swasta berbeda ini dipicu saling ejek. Jumlah dari pihak korban sedikit, dan terjadilah aksi kejar-kejaran.

“Saat terjadi kejar-kejaran itulah pelajar yang akhirnya meninggal dunia ini terjatuh. SMK swasta yang mengejarnnya langsung mengeroyok korban. Saat itu korban mengalami banyak luka diduga akibat senjata tajam jenis golok,” terangnya, Sabtu siang.
Dijelaskannya, setelah dikeroyok siswa tewas ini dibawa ke Rumah Sakit Betha Medika Cisaat. Namun karena lukanya berat, akhirnya dirujuk ke RSUD R Syamsudin. “Kami sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan sejumlah barang bukti milik korban, dan meminta keterangan saksi. Para pelaku sudah teridentifikasi namun masih pendalaman,” tandasnya. (sule)