Tuesday, 18 September 2018

Alat Berat Rusak, Puluhan Kapal Antre di Pelembang

Senin, 20 November 2017 — 7:46 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

JAKARTA (Pos Kota) – Sejumlah pelayaran mengeluhkan PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) cabang Palembang yang hingga kini belum mampu mengatasi kerusakan alat bongkar sehingga terkesan pelayaran amburadul.

Akibatnya kerusakan alat berat, Pelabuhan Palembang kini hanya mampu melayani satu kapal dari sebelumnya dua kapal. Sedangkan suku cadang alat untuk dipasang pada container crane (CC) 02 yang rusak masih menunggu dari pabrik.

Hingga kini puluhan kapal antre menunggu sandar di luar dam diantaranya Kapal petikemas MV. Johan Fortune dan MV. Sinar Praya yang tiba 14 November, serta MV. PAC Cergas dan MV. Hai Su 7 tiba 16 November.

Kemudian kapal petikemas yang diperpanjang Operation Planning (OP) adalah KM Intan Daya 8 Voy dan MV Anubhum Voy.

Perusahaan pelayaran kapal petikemas mendesak PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) membayar kompensasi atas kerugian akibat dampak pelayanan buruk di Pelabuhan Palembang.

“Sebagai operator terminal yang profesional seharusnya Pelindo II membayar semua kerugian akibat gangguan pelayanan. Jangan hanya pemakai jasa yang selalu dibebankan sanksi dan denda tanpa ampun bila menumpuk petikemas di container yard (CY),” ujar pelaku bisnis logistik yang keberatan disebutkan jatidirinya.

Ketua DPC Indonesian National Shipowners Association (INSA) Palembang Kurmin Halim dalam suratnya kepada General Manager Pelindo II Cabang Palembang mendesak agar perusahaan pelayaran dibebaskan dari semua biaya yang timbul, serta meminta ganti rugi atas kelambatan pelayanan kapal di pelabuhan itu. Akibatnya, antrean panjang kapal menunggu pelayanan sandar sangat lama, mencapai 5 sampai 6 hari.

Pelindo II diminta segera mengganti alat rusak dengan yang baru. container crane (CC) 01, CC02 dan CC03 kondisinya sudah sering rusak dan sampai saat ini belum ada kepastian dalam perbaikannya.
GM Pelindo II Cabang Palembang Agus Hendianto kepada pemakai jasa pelabuhan mengatakan CC 02 sudah beroperasi, dan Jumat (17/11) malam akan masuk spare part CC dari Singapura dan Jambi.
Direktur Teknik Pelindo II Dani Rusli ketika mengakui kondisi itu betul adanya dan masih ada alat yang lagi menunggu perbaikan.

Namun Direktur Operasi Pelindo II Prasetiyadi engatakan alat-alat di Palembang sudah mulai berfungsi setelah diperbaiki dan diharapkan pekan ini semua alat sudah siap operasi kembali.
(dwi/sir)