Friday, 20 April 2018

31 Tahun Berpisah, Bertemu di Reuni Akbar

Selasa, 21 November 2017 — 8:13 WIB
Jpeg

PURWAKARTA (Pos Kota) – Alumnus SMPN 1 Purwakarta Angkatan 86 sukses menggelar Reuni Akbar di Istora Jatiluhur, Kab Purwakarta, Jawa Barat, kemarin.

Kegiatan reuni yang dihadiri sekira 300 orang mewakili masing masing kelas dari A hingga H diisi dengan ramah tamah, pemberian doorprize dan cinderamata kepada sejumlah guru Spensa 86. Reuni diakhiri dengan hiburan menampilkan kelompok masing masing kelas bernyanyi dan berjoget.

Ketua Panitia Reuni Spensa 86 Dadang Andriana menyebutkan, pelaksanaan reuni ini bertujuan merajut kembali silaturahmi setelah 31 tahun terputus. “Alhamdulillah, hari ini silaturahmi SMPN 1 Angkatan 86 terwujud,” ucap Dadang.

Menurutnya, silaturahmi Spensa 86 tak terhenti usai reuni melainkan akan terus berlanjut. “Pertautan silaturahmi sesama angkatan 86 saat ini telah terhubung melalui group WA masing masing kelas,” jelasnya.

Ali Novel, satu peserta alumni mengaku terharu dan bahagia karena bisa bertemu kembali dengan teman teman semasa SMP. Ali pun menyanjung panitia yang dinilai sukses menggelar kegiatan reuni tersebut.

“Tingkat kehadiran reuni Spensa mencapai 70 persen. Ini sesuatu yang membanggakan. Saya menganggap panitia telah sukses menggelar reuni akbar ini,” ujar Ali.

Semula, diakui dia, tak mengira kepesertaan reuni akan sebanyak ini, lantaran tidak mudah untuk mengkoordinasikan para siswa yang telah berpisah selama 31 tahun.

“Luar biasa dan salut terhadap panitia yang berhasil menghimpun alumnus spensa 86. Saya terharu. Karena setelah 31 tahun berpisah dipertemukan kembali. Tentunya, bahagia dan senang banget,” ujarnya.

Ajat Sudrajat, guru Spensa 86 mengapesiasi terlaksananya kegiatan reuni Spensa 86. “Saya bersyukur, karena dapat dipertemukan lagi di kegiatan reuni ini. Saya berharap, reuni ini dijadikan ajang silaturahmi antara kalian,” kata Ajat yang kini berusia 75 tahun itu.

Ajat kembali mengenang ke masa 31 tahun lalu saat dia menggurui anak anak didik Spensa 86.

“Hari ini, saya memposisikan kalian masih menjadi siswa saya, meski kalian sudah pada tua bahkan memiliki cucu. Kebersamaan hari ini, berasa saya kembali ke 31 tahun lalu saat mengajari kalian,” ucap eks Guru Bahasa Indonesia, disambut riuh dan tepuk tangan peserta reuni.

Ajat berpesan, alumnus spensa 86 selalu rendah hati dan bersyukur atas apa apa yang telah diraih.

“Anak anak didik bapak saat ini sudah ada yang jadi insinyur, pengusaha, penyelenggara pemilu dan lainnya. Bapak titip, kalian terus bersyukur dan amanah dibidang yang kalian geluti. Tetap rendah hati dan tidak sombong. Saling bantu dan bahu membahu sesama angkatan 86,” pungkasnya.

(dadan/sir)