Friday, 16 November 2018

Jabatan Idrus, Sampai Sidang Praperadilan Novanto

Selasa, 21 November 2017 — 21:50 WIB
Sekjen Partai Golkar dan Ketua Harian Partai Golkar Nudin Halid saat rapat pleno partai itu (timyadi)

Sekjen Partai Golkar dan Ketua Harian Partai Golkar Nudin Halid saat rapat pleno partai itu (timyadi)

JAKARTA (Pos Kota) –Jabatan Idrus Marham sebagai pelaksana tugas (plt) ketua umum Partai Golkar menggantikan Setya Novanto, bisa jadi hanya sampai tanggal 30 November 2017. Atau setidaknya setelah sidang pra peradilan Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto diputuskan pengadilan.

Rapat pleno Partai Golkar yang digelar Selasa (21/11) malam memutuskan Sekjen Partai Golkar Idrus Marham menjadi plt. Ketua Umum Partai Golkar. “Rapat pleno menyetujui Idrus Marham sebagai Plt ketua umum sampai putusan praperadilan,” kata Ketua Harian Partai Golkar Nurdin Halid.

Nurdin mengatakan apabila gugatan Novanto dikabulkan, maka jabatan Plt dinyatakan berakhir dan dikemballikan ke Novanto. Jika hasilnya sebaliknya, maka Plt bersama ketua harian akan menggelar rapat pleno menentukan langkah selanjutnya.

“Pleno akan meminta Setya Novanto mengundurkan diri sebagai ketua umum Partai Golkar. Apabila Novanto menolak, maka rapat pleno Partai Golkar memutuskan menyelenggarakan Munaslub,” katanya.

Sebagai Plt ketua umum, Idrus tidak bisa melaksanakan tugasnya yang bersifat strategis seorang diri. Akan tetapi harus dibicarakan bersama-sama ketua harian, korbid dan bendahara umum.(ikbal/us)