Saturday, 17 November 2018

Tewaskan Pelajar Saat Tawuran, Dua Siswa SMK Ditangkap

Selasa, 21 November 2017 — 19:36 WIB
Proses pemakaman siswa SMK Lodaya, Sukabumi, Rayhan Jamal Akram (17) yang tewas akibat dianiaya belasan siswa SMK Teknika Cisaat. (ist)​

Proses pemakaman siswa SMK Lodaya, Sukabumi, Rayhan Jamal Akram (17) yang tewas akibat dianiaya belasan siswa SMK Teknika Cisaat. (ist)​

SUKABUMI (Pos Kota) – Kasus tawuran hingga menewaskan siswa SMK Lodaya, Rayhan Jamal Akram (17) di Sukabumi, Jawa Barat terungkap. Tersangkanya MR (15) dan IA (15) yakni dua siswa SMK sudah ditangkap. Sementara tujuh tersangka lainnya masih buron.

Wakapolres Sukabumi Kota Kompol Fajar Widyadharma LS memaparkan Selasa (21/11/2017) dari rekaman CCTV korban diserang oleh sekitar 15 siswa SMK Teknika Cisaat. Masih dalam rekaman itu, korban terlihat sendiri dan melawan belasan siswa itu menggunakan sebuah gir sepeda Jumat (17/11/2017) lalu. Akram tewas Sabtu (18/11/2017) ketika dirawat di RSUD R Syamsudin.

“Motif tawuran pelajar ini bermula dari saling ejek antara pelajar dan akhirnya tersulut emosi.

Menurut Fajar, penanganan tersangka sesuai dengan Undang-undang tentang Perlindungan Anak karena masih di bawah umur. Tersangka dijerat dengan Pasal 170 KUHP jo Pasal 351 KUHP jo Pasal 2 ayat 1 Undang-Undang Darurat RI Nomor 12 Tahun 1951.

Diberitakan, terlibat tawuran di Jembatan Cikukulu, Jalan Raya Sukabumi-Bogor, Desa Cibolangkaler, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Jumat (17/11/2017) siang.

Saat itu, siswa kelas 3 jurusan mesin otomotif ini tengah bersama teman-temannya saling ejek dengan kelompok siswa SMK lainnya. Saling serang dan kejar-kejaran di antara dua kubu itu pun tak bisa dielakan.

Sial bagi Akram, saat dia hendak menghindari penyerangan kubu lawannya tiba-tiba terjatuh. Sontak saja, dia menjadi bulan-bulanan sejumlah siswa SMK. Akibatnya, dia tersungkur bersimbah darah karena mengalami sejumlah luka sabetan golok. (sule)