Sunday, 15 September 2019

Unggul 3-0 Lebih Dulu, Liverpool Akhirnya Ditahan Imbang Sevilla 3-3

Rabu, 22 November 2017 — 5:38 WIB
Ben Yedder gagalkan kemenangan Liverpool atas Sevilla (reuters)

Ben Yedder gagalkan kemenangan Liverpool atas Sevilla (reuters)

SPANYOL – Laga seru tersaji antara tuan rumah Sevilla dengan Liverpool dalam babak penyisihan Grup E Liga Champions di Ramón Sánchez Pizjuán, Rabu (22/11/2017) dinihari WIB.

Enam gol tercipta pada laga ini yaitu untuk Sevilla dicetak oleh Ben Yedder menit ke- 51 dan menit ke-60 lewat tendangan penalti dan gol Pizarro pada masa injury time babak kedua.

Sedangkan gol Liverpool dicetak oleh Roberto Firminho menit ke-dua dan 30 serta gol Mane menit ke-22.

Dengan hasil ini Liverpool berada di posisi puncak mengemas nilai sembilan hanya berjarak satu poin dari Sevilla di bawahnya. Sedangkan di posisi ketiga ada Spartak Moskwa dengan nilai enam dan Maribor di posisi buncit.

Belum ada yang pasti lolos dari grup ini karena harus ditentukan laga terakhir nanti.
Hal ini terjadi selain karena keteledoran Liverpool di menit-menit akhir juga karena Spratak bermain imbang 1-1 melawan Maribor sebelumnya.

Memang boleh disebut Liverpool membuang peluang segera lolos ke babak knock out karena gol Pizarro di masa injury time babak kedua tersebut.

Betapa tidak unggul 3-0 pada babak pertama namun akhirnya mampu disamakan tuan rumah pada babak kedua dengan tiga gol. Tentu yang paling menyakitkan adalah gol. Di menit tambahan, Guido Pizzaro sukses memaksimalkan kemelut di depan gawang dan mencetak gol penyama kedudukan.

Hasil ini juga menunjukkan pertahanan Liverpool yang sangat rapuh dan ketidak-konsistennya The Reds.

Betapa tidak menyesakkan bagi mereka, dengan mudah mencetak gol ketika laga baru berlangsung dua menit lewat . Awalnya Philippe Coutinho mengambil tendangan sepak pojok bola disundul oleh Joe Gomez, lalu jatuh ke kaki Firmino yang bebas kawalan. Dengan dingin, sang striker menaklukkan kiper Sergio Rico dari sudut sempit.

Gol kedua The Reds lahir ke-22. Lagi-lagi lewat sepak pojok, Coutinho menciptakan ancaman di kotak penalti. Firmino berhasil menanduk bola ke tiang jauh, kemudian Sadio Mane yang berlari dari belakang berhasil menyambarnya ke gawang The Andalusians.

Tertinggal dua gol, Sevilla sedikit kalang kabut. Garis pertahanan tinggi mereka mulai terekspos. Alhasil, gol ketiga tak terhindarkan lagi. Serangan balik yang dipimpin Mane berujung pada tembakan, tapi Sergio mampu menepisnya. Bola muntah ternyata jatuh ke kaki Firmino dan sang striker sukses menambah koleksi golnya.
Masuk paruh kedua, Liverpool justru yang kedodoran. Mereka kebobolan di menit ke-51. Pelanggaran Alberto Moreno di dekat kotak penalti berujung pada sepakan bebas, lalu lewat bola mati, Ever Banega mengarsiteki gol Ben Yedder.

Gol itu membuat Sevilla semangat. Menit ke-60 mereka mendapat hadiah tendangan penalti. Awalnya Moreno melakukan pelanggaran, di kotak penalti. Ben Yedder sukses mengeksekusinya.

Liverpool berada dalam tekanan besar setelahnya. Jurgen Klopp memutuskan untuk memainkan Emre Can dan James Milner, menggeser Coutinho dan Moreno. Sang manajer tentu ingin menjaga keseimbangan di lini tengah.

Adapun gol ketiga Sevilla tak terbendung. Di menit tambahan, Guido Pizzaro sukses memaksimalkan kemelut di depan gawang dan mencetak gol penyama kedudukan. Pukulan telak untuk kans lolos The Reds, walau masih unggul di puncak dengan koleksi sembilan poin.(B)