Monday, 12 November 2018

Akbar: Plt Ketum Golkar Harusnya Bukan Idrus

Kamis, 23 November 2017 — 21:42 WIB
Akbar Tanjung

Akbar Tanjung

JAKARTA (Pos Kota) –Mantan Ketua Umum Partai Golkar Akbar Tandjung mengkritik penunjukkan Sekjen Partai Golkar Idrus Marham menjadi pelaksana tugas (plt) ketua umum menggantikan Setya Novanto.

Akbar mengatakan seharusnya posisi Plt ketum diserahkan kepada ketua-ketua lain di bawahnya, bukan kepada Idrus yang kini menjabat sekjen. “Saya sudah sampaikan, sebaiknya Plt itu sebaiknya diberikan kepada para wakil ketua umum atau ketua-ketua. Karena sekjen itu kan motor organisasi,” kata Akbar, Kamis (23/11).

Penunjukan Idrus, kata Akbar, dikhawatirkan mempengaruhi berjalannya partai yang tidak optimal. “Kalau dia (sekjen) sebagai motor organisasi dalam mendapat tugas sebagai plt hanya kan dia tidak bisa berfungsi secara optimal seharusnya sebaiknya diberikan kepada wakil ketua umum,” sambung Akbar.

Meski begitu, apapun keputusan Golkar termasuk pergantian ketua umum, tak akan mempengaruhi dukungan Golkar terhadap pemerintahan Joko Widodo. “Saya tidak melihat, karena dari sistem organisasi kita untuk menetapkan Pak Jokowi sebagai presiden di 2019 itu kan sudah dilakukan rapimnas. “Saya yakin Pak Jokowi sedih kalau Golkar turun. Dengan Golkar suara nya banyak kan beliau jadi semakin yakin basis dukungan dia sebagau presiden juga semakin luas,” pungkasnya.(us)