Sunday, 18 November 2018

Atasi Macet, Dishub Kota Tangerang Akan Berlakukan Rekayasa

Kamis, 23 November 2017 — 8:10 WIB
Lampu merah di Kota Tangerang, bahkan dinilai semakin membuat kemacetan.(Awang)

Lampu merah di Kota Tangerang, bahkan dinilai semakin membuat kemacetan.(Awang)

TANGERANG (Pos Kota)- Kemacetan di Kota Tangerang semakin menjadi-jadi belakangan ini. Pemkot dan Dinas Perhubungan (Dishub) pun terus mencari jalan keluar untuk melancarkan arus lalu lintas di jalan-jalan Kota Tangerang.

“Kami berencana bakal melakukan rekayasa lalu-lintas dengan memberlakukan looping (putaran) di beberapa ruas jalan,” ujar Kadishub Kota Tangerang, Saeful Rohman. Beberapa ruas jalan yang diindikasikan menyebabkan kemacetan antara diantranya adalah ruas Jalan Hasyim Ashari dan Jalan Teuku Umar-GJA, serta sejumlah ruas jalan lainnya.

“Untuk penerapan yang lainnya masih dikaji, nanti akan saya infokan kalau sudah ada hasilnya,” lanjut Saeful Rohman. Menurut dia, banyaknya lampu merah di Kota Tangerang saat ini, justru diindikasikan menambah kemacetan. Untuk itu penerapan Looping (putaran) diberlakukan guna menghindari crossing antar kendaraan bermotor untuk mengurai kemacetan yang terjadi dibeberapa titik diruas jalan Kota Tangerang.

Hal senada pernah dilontarkan Walikota Tangerang, H. Arief Wismansyah. Dua mengatakan, bila pihaknya akan memperbanyak looping di area persimpangan. Untuk itu, maka pihaknya juga akan mengurangi operasional lampu lalu lintas yang ada.”Untuk mengurai kemacetan, kami akan memperbanyak looping system, flyover (jembatan layang) dan underpass (terowongan). Makanya, kami juga akan mengurangi operasional lampu lalu lintas,” kata Arief beberapa waktu lalu.

Dijelaskan dengan looping system, maka kendaraan dapat terus melaju tanpa harus berhenti di simpang jalan. Karena banyaknya lampu merah yang menyala selama kurang lebih 180 detik, juga membuat penumpukan kendaraan di persimpangan jalan.

“Durasinya lampu merah 180 detik, sementara lampu hijau hanya 50 detik,” ujarnya. Karenanya, keberadaan lampu merah akan dipangkas di Kota Tangerang.
(awang/sir)