Monday, 11 December 2017

Mobilnya Lewat Jalur Busway dan Ribut dengan Warga Ini Penjelasan Dewi Perssik

Sabtu, 25 November 2017 — 20:23 WIB
Dewi Perssik. (instagram)

Dewi Perssik. (instagram)

JAKARTA – Merasa dipojokkan dengan tudingan tidak mengindahkan larangan menggunakan jalur Transjakarta bagi kendaraan pribadi, Dewi Perssik akhirnya angkat bicara.

Lewat akun Instagram miliknya, @dewiperssikreal, Sabtu (25/11/2017), pedangdut yang akrab disapa Depe ini menjelaskan kronologis kejadian yang menimpanya Jumat (24/11/2017) malam di kawasan Pejaten, Jakarta Selatan.

“Begini ceritanya… sy lagi minta bantuan patwal utk mengawal kita ke rumah sakit fatmawati dikarenakan asma kabuh sesak nafas asisten sy. Kemudian polisi yg mengawal kami.. menyarankan agar kami melalui jalur busways atau transjakarta,” tulis Depe membuka cerita.

“Didepan mall pejanten village, tepat pukul 19.30wib kami minta pada penjaga busway yang arogan itu utk membuka pintu jalur busways dikarenakan darurat, tapi kami tdk didgr dan bahkan dia sambil bernada tinggi meminta aa @anggawijaya88 (suami Depe)turun dr mobil,” lanjutnya.

Menurut pengakuan si pemilik “Goyang Gergaji” ini, penjaga palang di jalur Trasjakarta tersebut seakan tak percaya dengan penjelasan Angga, manajer sekaligus suaminya tersebut, hingga terjadi kontak fisik.

“Si penjaga busway bernada tinggi bilang kami bohong mana polisinya? trus dada sipenjaga bushway itu didorongkan ke dada @anggawijaya88 lalu si aa tdk menggubris krn kami madih sadar bahwa kami public figur, tapi si polisi yg menjaga dijalur busway baik terhadap kami dan mau menunggu polisi yg mengawal kami yg tertinggal di belakang karena polisi yg mengawal kami melalui jalan arteri tidak melalu jalan bus way, namun si penjaga bus way malah semakin menjadi setelah warga setempat dan ojek online masuk ke jalur bus way secara bersama dan menghakimi secara sepihak tanpa mendengarkan penjelasan kami terlebih dahulu,” tulisnya.

Tak mau orang tersayangnya menjadi korban pengeroyokan, Depe akhirnya turun dari mobil sedan berwarna hitam yang ditumpanginya.

“sy turun dari mobil dan minta tlg dgrkan pnjlsan kami jgn ada yg main fisik atau main hakim sendiri, tapi si penjaga busway itu merasa dpt dukungan warga yg tidak tau pokok permasalahannya malah semakin menjadi bhkan videoin sy, dan sy g mikir videoin dia krn sy menyelamatkn @anggawijaya88 dr kerumunan warga, bukan egois… wanita manapun pasti akan menyelamatkan org yg dia syg yang mau digebukin warga,” jelasnya.

Depe pun siap menerima sanksi jika memang dirinya sengaja melanggar peraturan. Namun, ia sangat menyayangkan sikap warga yang gampang tersulut emosinya tanpa mencari tahu kebenarannya.

“yg sy kecewa knp warga tdk mendengarkan penjelasan kami terlebih dahulu ???? Knp malah mau main hakim sendiri ????,” ujarnya.

Depe pun mengaku sudah menyerahkan permasalahan ini kepada kuasa hukumnya, Maha Awan Buwana. Belum diketahui pasti apa yang aka dilakukan pihak Depe selanjutnya, akankah mengeluarkan somasi atau langsung melaporkannya ke penegak hukum. (embun)