Wednesday, 18 September 2019

Tidak Ada Larangan Parkir, 23 Mobil Ditindak di Jalan Margodan Depok

Sabtu, 25 November 2017 — 1:14 WIB
Salah satu kendaraan warga yang parkir di pinggir Jl. Raya Margonda, Depok saat digembok tim gabungan Satpol PP Kota Depok. (anton)

Salah satu kendaraan warga yang parkir di pinggir Jl. Raya Margonda, Depok saat digembok tim gabungan Satpol PP Kota Depok. (anton)

DEPOK (Pos Kota) – Sekitar 23 unit mobil yang parkir sembarangan di pinggir Jalan Raya Margonda, Depok digembok dan ditilang tim gabungan jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) PP, Dinas Perhubungan (Dishub) dan Polres Depok .

Razia dilakukan pasalnya akibat parkir sembarangan itu menambah sempit, semrawut dan kemacetan di ruas jalan tersebut. Pemilik kendaraan sempat protes dan keberatan karena tidak ada rambu lalu lintas larangan parkir.

“Kok… digembok memang salah saya apa. Apalagi di dekat sini tidak ada rambu larangan untuk parkir kendaraan di Jalan Raya Margonda ini,” tanya satu pemilik kendaraan saat sejumlah petugas tim gabungan berhenti di depan kendaraan dan langsung memasang gembok di roda belakang kendaraannya, Jumat petang (24/11).

Melihat sejumlah tim gabungan mendatangi dan menyuruhnya keluar dari mobil, pemuda tersebut langsung keluar dan bertanya kesalahannya. “Saya sedang nunggu calon penumpang yang minta diantar karena tidak ada tempat kosong terpaksa parkir di pinggir jalan ini,” tuturnya yang mengaku bernama Iwan, warga Pondok Duta, Cimanggis.

Setelah diberikan penjelasan bahwa kawasan sepanjang Jalan Raya Margonda dilarang parkir di pinggir jalan baik dari arah Bundara UI maupun Depok. “Kan tidak ada larangan parkir harusnya ada rambu larangan jadi pemilik kendaraan juga mengerti tidak boleh parkir,” tuturnya yang langsung membayar denda tilang di tempat ke tim gabungan tersebut.

2,5 JAM 23 UNIT MOBIL

Razia atau operasi gabungan terhadap kendaraan yang parkir sembarangan di sepanjang Jalan Raya Margonda, Depok menjadi salah satu program berkelanjutan terlebih setiap hari terjadi kemacetan dan antrean kendaraan sepanjang ruas jalan protokol ini. Kurun waktu sekitar 2,5 jam sekitar 23 unit mobil digembok dan ditilang petugas karena parkir dipinggir jalan protokol.

Tidak hanya membuat kondisi Jalan Raya Margonda semakin semrawut dan macet, kata Kepala Satpol PP Depok Dudi Mi’raz didampingi Koordinator Lapangan (Korlap) Andromeda dan stafnya Eka, namun keluhan dan keresahan pemakai kendaraan khususnya warga Depok saat jam sibuk kerja pagi, siang dan sore hari disampaikan langsung ke Walikota Depok.

Jumat sore ini ada sekitar 23 unit mobil yang ditilang dan digembok ban kendaraannya karena parkir di pinggir jalan, tuturnya yang juga menertibkan dan menghalau ratusan pengemudi ojek on line yang seenaknya parkir di pinggir Jalan Raya Margonda di depan pusat perbelanjaan dan lainnya saat menunggu calon penumpang.

“Rambu larangan yang dikeluhkan pemakai kendaraan seharusnya tidak dipersoalkan karena sosialisasi terhadap larangan parkir di pinggir jalan protokol ini sudah berlangsung dua tahun,” imbuhnya yang mengaku untuk bulan Oktober 2017 ada sekitar 72 unit yang terkena razia karena parkir sembarangan di pinggir jalan. (anton)