Tuesday, 18 December 2018

Warga Matraman Patungan Bantu Bangun Rumah Korban Kebakaran

Minggu, 26 November 2017 — 6:58 WIB
Pemberian bantuan kepada warga yang rumahnya hangus terbakar di kawasan Matraman, Jakarta Timur. (ifand)

Pemberian bantuan kepada warga yang rumahnya hangus terbakar di kawasan Matraman, Jakarta Timur. (ifand)

JAKARTA (Pos Kota) – Kepedulian warga RW 07, Kelurahan Kayu Manis, Matraman, Jakarta Timur, tampaknya perlu dicontoh seluruh warga di Indonesia. Pasalnya, mereka mengadakan “urunan” untuk membantu warga di wilayahnya yang beberapa waktu lalu menjadi korban kebakaran dan menghanguskan tujuh rumah.

Dari hasil patungan yang dilakukan warga di satu RW itu, uang sebesar Rp16,7 juta didapat. Rencananya uang itu akan digunakan untuk membeli material bangunan yang diharapkan bisa untuk membangun kembali tujuh rumah yang beberapa waktu lalu hangus dilalap si jago merah.

Zainudin, ketua RW 07 Kayu Manis mengatakan, upaya yang dilakukan pihaknya bersama warga untuk membantu warga lainnya yang terkena bencana. Dengan meminta sumbangan seikhlasnya, seluruh RT bergerak mengetuk pintu-pintu rumah yang ada di wilayah tersebut. “Hasilnya Alhamdulillah, kami bisa mengumpulkan uang Rp16.750.000. Tapi itu belum final, masih ada empat RT yang belum masuk,” katanya.

Dikatakan Zainudin, tergeraknya hati warga setelah sebelumnya pihak kelurahan memberikan bantuan berupa semen dan pasir. Melihat hal tersebut, ia pun bersama pengurus RW lainnya mencoba memberikan bantuan agar rumah yang saat ini hangus, bisa kembali digunakan. “Karena dorongan dari pihak kelurahan itu juga yang membuat kami mencoba memberi bantuan tersebut,” ujarnya.

Saat ini, kata Zainudin, uang sebesar Rp16,7 juta sudah diserahkan ke toko bahan bangunan. Dan bila nantinya si pemilik akan membangun, mereka bisa segera mengambil bahan bangunan yang diperlukan. “Kalau bukan warga yang bantu siapa lagi. Kami juga bersyukur warga lain di sembilan RW masih peduli dengan memberikan bantuan kepada warga yang terkena musibah,” ungkapnya.

Sementara itu, lurah Kayu Manis, Endang Kartika mengatakan, upaya yang dilakukan pihaknya sebagai bentuk tolong-menolong sesama warga. Karena sebelumnya, para pegawai juga mengumpulkan uang yang digunakan untuk membeli semen dan pasti. “Namun dari sumbangan yang diberikan itu malah menjadi motivasi warga lainnya,” ujar lurah.

Atas hal tersebut, ia pun mengaku bersyukur dan salut dengan warga yang ada di lingkungan kelurahan Kayu Manis. Pasalnya, kepedulian yang diberikan warga lainnya, pastinya akan sangat berguna bagi warga yang terkena musibah. “Bahkan ada juga warga lain yang selama ini menyiapkan makanan bagi korban yang rumahnya terbakar,” ungkap Endang.

BERSYUKUR
Terkait hal tersebut, Ny. Ida Ningsih, 66, mengaku bersyukur dengan bantuan yang diberikan seluruh warga. Pasalnya, dengan bantuan yang diberikan, ia bisa kembali membangun rumahnya yang ia tempati sejak ia lahir. “Ini rumah peninggalan orangtua saya, makanya Alhamdulillah dengan bantuan yang didapatkan ini,” ujarnya.

Dikatakan Ny Ida, selama rumah yang ia tempati bersama enam anaknya itu merupakan harta berharga satu-satunya yang ia miliki. Pasalnya, seluruh harta benda yang ada didalam rumah hangus terbakar menjadi abu. “Waktu kebakaran kemarin semuanya habis dan tak tersisa. Baju saja cuma yang dipakai, makanya saya memulai hidup dari awal lagi,” pungkasnya.

(ifand/M14/sir)