Friday, 21 September 2018

Tanpa Dibantu Pemerintah

Warga Swadaya Bangun Jalan Alternatif Sepanjang 250 Meter

Minggu, 26 November 2017 — 7:11 WIB
Kondisi jalan alternatif menghubungkan RW 012, Kel. Rangkapan Jaya Baru dan RW 011, Kel. Pasir Putih yang hampir selesai dibangun tanpa bantuan pemerintah. (anton)

Kondisi jalan alternatif menghubungkan RW 012, Kel. Rangkapan Jaya Baru dan RW 011, Kel. Pasir Putih yang hampir selesai dibangun tanpa bantuan pemerintah. (anton)

DEPOK (Pos Kota) – Warga dan pemakai kendaraan sepeda motor yang ingin menyeberang Kali Pesanggrahan berbatasan RW 012 Kelurahan Rangkapan Jaya Baru, Pancoran Mas dan RW 011 Kelurahan Pasir Putih, Sawangan secara swadaya dan gotong royong membangun jalan alternatif sepanjang 250 meter dengan lebar 3 meter tanpa bantuan Pemkot Depok yang dikerjakan sekitar satu tahun lebih.

“Alhamdulillah… Sekitar 90 persen kegiatan pembangunan mulai dari pengerasan, penurapan, perataan, pengecoran hingga sekarang membuat pagar pembatas jalan di kanan kiri sepanjang 250 meter persis di pinggir Kali Pesanggrahan yang menghubungkan Kel. Pasir Putih, Sawangan dan Kel. Rangkapan Jaya Baru, Pancoran Mas selesai dikerjakan,” kata Ketua RW 012, Rusdi, Kampung Rawa Denok, Kel. Rangkapan Jaya Baru.

Pekerjaan pembuatan jalan alternatif ini merupakan inisiatif warga du kelurahan setelah sempat adanya keluhan maupun protes penghuni perumahan Vila Mutiara Sentosa yang merasa terganggu karena hampir 24 jam dilalui warga yang melintas menggunakan sepeda motor setahun lalu.

Menurut dia, pembangunan itu murni hasil kumpulan dan bantuan pemakai kendaraan yang melintas di jalan ini tanpa ada kegiatan lelang atau penunjukan proyek maupun bantuan dari Walikota Muhammad Idris maupun Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna.

“Kegiatan itu diperkirakan menghabiskan dana kumpulan atau sumbangan warga sekitar yang melintas menggunakan sepeda motor Rp 400 juta,” imbuhnya yang merasa kecewa ke dua pemimpin Kota Depok sama sekali tidak ada niatan untuk melihat maupun memberikan semanggat kerja kepada warganya.

Kebersamaan dan tekat panitia penyelenggara proyek jalan alternatif yang membuat masyarakat bahu membahu serta bergotong royong menuntaskan pekerjaan jalan sepanjang 250 meter dengan lebar 3 meter dipinggir Kali Pesanggrahan tersebut dengan cara ada sejumlah petugas yang menjaga di ujung jembatan Kali Pesanggrahan untuk menerima bantuan sekedarnya atau seikhlasnya dari pengendara sepeda motor selama ini.

Amsyar, warga Rawa Denok, mengatakan keberadaan jalan ini tentunya sangat dibutuhkan sebagai jalan alternatif dari arah Rangkapan Jaya Baru menuju Sawangan dengan jarak lebih cepat dibandingkan harus berputar melalui Jl. Raya Muhtar terlalu jauh. “Sangat disayangkan kalau Walikota maupun Wakil Walikota Depok sampai tidak tahu adanya kegiatan yang murni dari swadaya masyarakat,” ujarnya.
(anton/sir)