Saturday, 23 June 2018

Empat Tersangka Ditangkap Seorang Pelajar

Pencuri Ini Incar Rumah Kosong Beraksi Siang Hari

Selasa, 28 November 2017 — 7:44 WIB
Barang bukti yang disita dari pencuri di rumah kosong

Barang bukti yang disita dari pencuri di rumah kosong

DEPOK (Pos Kota) – Anggota Buser Polsek Pancoran Mas menangkap tersangka pencuri spesialis rumah kosong (Rumsong) dan penadah yang sudah beraksi puluhan kali. Salah satu pelaku masih status pelajar.

Tersangka yang diamankan yaitu DT (Kapten),20, BM alias Bocor, 22, F,20, dan penadah G,18, pelajar SMA kelas 3. Keempat pelaku berhasil diamankan tim Buser dipimpin Panit Buser Polsek Pancoran Mas Ipda Sunarso.

Terungkapnya kasus ini, berawal ketika pemilik rumah di belakang Bale Desa Rangkapan Jaya, Pancoran Mas, kemarin, sempat memergoki pelaku berada di dalam rumahnya ingin mencuri.

Lantaran kepergok oleh korban, pelaku sempat mengancam menggunakan pisau setelah itu kabur. Dalam peristiwa itu, salah satu barang milik pelaku tertinggal di lokasi kejadian.

Menurut Kapolsek Pancoran Mas, Kompol Roni Agus Wowor hasil penyelidikan petugas memeriksa barang pelaku yang tertinggal di lokasi kejadian, setelah diperiksa diketahui keberadaan tempat persembunyiannya.

Ipda Sunarso Panit Buser lalu bersama anggota memimpin penangkapan salah satu pelaku yakni DT di rumahnya kawasan Tanah Baru, Beji, Kota Depok, Senin (27/11) malam.

“Peran pelaku DT ini sebagai ‘kapten’. Hasil introgasi petugas dari pengakuan DT, kembali mengamankan temannya yang lain yaitu BM alias Bocor, 22, F,20, dan G,18, penadah hasil curian pelaku yang masih duduk di bangku kelas 3 SMA masing-masing diamankan di Depok juga,”ujarnya , Selasa (28/11) pagi.

Mantan anggota Sat Gegana Brimob Kelapa Dua Depok ini mengungkapkan, rata-rata pelaku merupakan pemain lama dan juga ada yang pernah keluar masuk penjara.

“DT sebagai kapten, keterangan anggota pernah dihukum di Lapas Bogor karena kasus serupa yaitu Rumsong. Modus pelaku pemain siang hari selalu menyasar rumah dengan keadaan kondisi lampu menyala di siang hari dan gerbang tergembok, langsung pelaku masuk dengan cara mencongkel pintu jendela dengan obeng,”katanya.

Lanjut Kapolsek, berdasarkan keterangan pelaku tercatat sudah 21 kali beraksi paling banyak di daerah Pancoran Mas.

“Meski masih muda pelaku juga terbilang sadis, lantaran setiap beraksi kerap membawa senjata tajam jenis belati jika kepergok tidak segan-segan melukai siapa saja yang ada di depannya. Selain itu barang yang dicuri pelaku adalah laptop, tv, arloji, perhiasan, uang, dan motor,”tuturnya.

Sementara itu pelaku juga beraksi sudah cukup lama sekitar dua tahun. Hasil barang yang dicuri dijual ke penadah sekitar Rp. 1 – 2 juta untuk elektronik seperti tv dan laptop.

“Pelaku ini menjual hasil curian ke penadah G. Cara menjual kembali hasil curiannya, G kembali menawarkan menjual kembali melalui online. Selain itu untuk mengelabuhi petugas G ini mengontrak tempat juga membuka usaha jual pulsa,”tutupnya.

Barang bukti hasil kejahatan pelaku yang diamankan, lanjut Kapolsek, adalah satu kotak berisi cincin batu akik, jam tangan , dua laptop, PS 2, kamera digital, dua belati.

“Mempertanggung-jawabkan perbuatan pelaku kita kenakan Pasal 363 KUHP tentang pencurian pemberatan,”tegasnya. “Kasusnya masih kita kembangkan masih mengejar kawanan pelaku lain yang masih belum ketangkap.” (Angga)