Thursday, 15 November 2018

Diklat Reserse Megamendung Gelar Bakti Sosial

Rabu, 29 November 2017 — 8:00 WIB
Waka Diklat Reserse Lemdiklat Polri, Kombes Pol Agus Nugroho SH.,Sik,MH, membuka acara memperingati Maulid Nabi sekaligus pemberian ribuan bingkisan ke masyarakat Megamendung (Angga)

Waka Diklat Reserse Lemdiklat Polri, Kombes Pol Agus Nugroho SH.,Sik,MH, membuka acara memperingati Maulid Nabi sekaligus pemberian ribuan bingkisan ke masyarakat Megamendung (Angga)

BOGOR (Pos Kota) – Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Reserse Lemdiklat Polri, Megamendung, Kabupaten Bogor, menggelar kegiatan memperingati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1439 H sekaligus membagikan ribuan bingkisan ke masyarakat sekitar.

Menurut Waka Diklat Reserse Lemdiklat Polri, Kombes Pol Agus Nugroho SH.,Sik,MH, mengatakan dalam meramaikan peringatan Maulid Nabi pihaknya sengaja mengundang Ustat Wijayanto untuk memberikan pembekalan ilmu agama kepada masyarakat juga personil Diklat Reserse dan Bhayangkari.

“Selain itu juga kita juga berbagi kepada masyarakat sekitar Kecamatan Megamendung, untuk membagikan sebanyak 1.500 bingkisan sembako,”ujarnya didampingi Kabid Gadik Diklat Reserse sekaligus Ketua Panitia Kombes Frans Cahyono,Sik,MH, kepada Pos Kota.

Kegiatan yang telah menjadi tradisi tiap tahun dilaksanakan di Diklat Reserse Megamendung, lanjut Kombes Agus, berharap dapat memaknai bagaimana meneladani akhlak dan kepemimpinan Nabi Besar Muhammad SAW mewujudkan sumber daya manusia Polri yang unggul dan kompetitif.

“Tujuan acara untuk memaknai Maulid Nabi, juga lebih meningkatkan silahturahmi Polri dengan masyarakat dan tercipta kebersamaan dalam berbagi,”tutur perwira jobalan Akpol angkatan 1991.

Sementara itu Kasubag SDM Diklat Reserse Lemdiklat Polri Megamendung, Iptu Siswanto menambahkan bingkisan sembako yang ada merupakan berasal dari swadaya kumpulan dana dari para siswa dan anggota.

“Setidaknya ada sekitar 500 siswa dan anggota yang berdinas di Diklat ini tergugah hatinya untuk menyisihkan sedikit rejekinya sampai terkumpul bingkisan sembako yang dibagikan ke masyarakat,”tambahnya.

Pengamanan dilakukan dalam pembagian sembako ke masyarakat dibantu oleh anggota dan para siswa.

“Teknis pembagian sembako supaya tertib laki-laki sama perempuan dipisah. Hal ini dilakukan menghindari dari ricuh,”tutupnya.

Salah satu warga masyarakat sekitar, Eneng, 40, mengungkapkan untuk bisa ke lokasi acara Maulid di Masjid Jami At-Taubah, Diklat Reserse Megamendung, harus ditempuh dengan jalan kaki.

“Ya jalan kaki kita beramai-ramai dengan warga untuk sampai ke lokasi berjarak sekitar 2 km. Hal ini sudah biasa bagi warga sini,”ucap ibu tiga anak ini.  Masyarakat sini tahu setiap tahun Diklat Reserse selalu mengadakan peringatan Maulid dilanjutkan dengan pemberian bingkisan sembako. Sehingga sangat membantu meringankan beban warga yang tidak mampu.”

(angga/sir)