Friday, 20 September 2019

INFA Dukung Indonesia Masuk Anggota Dewan IMO

Rabu, 29 November 2017 — 16:02 WIB
infa

JAKARTA (Pos Kota) – Indonesia Nasional Ferry Owners Association (INFA) mendukung penuh Indonesia kembali masuk sebagai Anggota Dewan International Maritim Organizaton (IMO) kategori C periode 2018 sampai 2019.

Ketua Umum DPP INFA Mayjen Mar (Purn) Eddy Oettomo mengatakan, sebagai salah satu negara kepulauan terbesar dunia dengan dengan 17.499 pulau dan garis pantai 80.570 kilo meter, sangat wajar kalau Indonesia menempati posisi sebagai Anggota Dewa IMO kategori C.

Menyikapi para delegasi Indonesia yang kini tengah berjuang meyakinkan negara-negara anggota IMO agar Indonesia kembali menduduki posisi Anggota Dewan, Eddy berharap seluruh negara di kawasan ASEAN maupun Asia Pasifik, sangat tepat bila mendukung Indonesia dalam pemilihan Anggoa dewan IMO.

Dalam kategori C ini, akan disaring sebanyak 20 negara perwakilan dari 171 negara anggota. “Indonsia adalah satu dari jumlah negara-negara yang pantas menduduki posisi itu,” jelas Eddy, Rabu (29/11/2017).

Dewan IMO memiliki tiga kategori, yakni A, B dan C. Sementara itu, kategori C adalah kategori bagi negara yang memiliki letak dan kepentingan strategis.

Sedangkan anggota untuk kategori A diberikan kepada negara-negara yang memiliki kapal terbanyak, dan kategori B adalah keanggotaan dewan bagi negara yang paling banyak menggunakan jasa pelayaran.

Posisi Indonesia yang berada di antara jalur pelayaran dunia, memegang peranan penting dalam menjaga dan mengamankan pelayaran internasiona, terutama di alur pelayaran selat Malaka. Dimana Indonesia sangat menentukan dalam mengawal kapal-kapal dari beragam gangguan keamanan.

Indonesia telah menjadi anggota IMO sejak 1961 dan aktif menyumbangkan pemikirannya di Dewan IMO sejak 1973. Sebelumnya, pada periode tahun 2014-2015 Indonesia berhasil terpilih menjadi anggota Dewan IMO kategori C dengan mendapatkan 132 suara dari 154 suara yang masuk.

Dukungan penuh juga disampaikan Ketua Umum INSA Carmelita Hartoto, yang terlibat langsung dalam melakukan pendekatan dengan sejumlah negara-negara untuk mendukung Indonesia dalam pemilihan anggota dewan.

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi sebelumnya Selasa malam (28/11)ldalam general statement di acara indonesia’s Diplomatic Reception (resepsi) yang diselenggarakan oleh Kementerian Perhubungan, mengajak negara-negara anggota IMO untuk memilih Indonesia.

Menurut menteri Indonesia berkomitmen untuk meneruskan kerjasama yang baik dengan IMO di dalam mewujudkan pelayaran yang selamat, aman dan ramah lingkungan.

Sekretaris Jenderal IMO, Kitack Lim dalam acara itu memberikan apresiasi kepada Indonesia yang telah bekerja sama dengan IMO untuk mewujudkan keselamatan, keamanan dan perlindungan lingkungan maritim.

Acara diplomatic reception dihadiri oleh 200 orang lebih dari 172 negara.

(dwi/sir)