Monday, 11 December 2017

Hindari Melintas di Bawah Pohon

Kamis, 30 November 2017 — 5:20 WIB

CUACA Indonesia termasuk di Ibukota kini sedang ekstrim. Hujan besar disertai angin sangat kencang belakangan ini terus melanda. Banyak pohon di lima wilayah kota Jakarta pada tumbang.

Di Jakarta Timur, misalnya, pohon angkasa tumbang menimpa mobil hingga ringsek di Jalan Pengayoman, Utan Kayu Utara, Matraman. Pos Kota, Rabu, (29/11).

Malah beberapa hari sebelumnya, angin kencang merobohkan tower Base Transceiver Station (BTS) yang ada di Jakarta Timur. Akibatnya empat rumah hancur karena tertimpa tower tersebut.

Bukan itu saja, angin kencang juga menumbangkan pohon di empat kelurahan di wilayaj Jakarta Utara. Pohon tumbang antara lain menimpa sepeda motor yang sedang diparkir. Tak ketinggalan kasus pohon tumbang terjadi di wilayah Jakarta Selatan, Jakarta Barat, dan Jakarta Pusat.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memang telah memperingatkan bahwa Badai Cempaka kini mengancam Jakarta dan wilayah lain di Pulau Jawa dan Sumatra. Dampak dari badai ini menjadikan Ibukota dilanda hujan besar disertai angin kencang dan puting beliung.

Mengantisipasi menjadi korban pohon tumbang, tidak ada salahnya bila semua pihak menghindari melintas di bawah pohon rindang dan keropos karena berumur tua. Apalagi kini Jakarta dan sekitarnya telah memasuki musim hujan.

Sesuai data, di Jakarta tercatat ada puluhan ribu pohon rawan tumbang. Pohon rawan tumbang berusia di atas 10 tahun. Pohon-pohon itu tersebar di lima wilayah ibukota. Dan paling banyak pohon rawan tumbang terdapat di Jakarta Timur dan Jakarta Selatan.

Selain menghindari melintas di bawah pohon, Pemprov DKI Jakarta harus mengecek pohon-pohon yang rawan tumbang. Pangkas pohon rindang yang berpotensi tumbang. Sementara itu, bagi pohon tua bila rawan tumbang sebaiknya ditebang saja.

Langkah antisipatif ini perlu dilakukan mengingat sudah banyak kasus pohon tumbang yang terjadi di Jakarta. Jangan sampai terlambat mengatisipasi, sehingga menimbulkan korban jiwa. @*