Wednesday, 13 December 2017

Saat Suami Kerja di Kantor Malah Dagang Seks Online

Kamis, 30 November 2017 — 7:06 WIB
waduh

AWALNYA Tasminah, 30, jadi ibu rumahtangga murni. Tapi sejak kenal FB, niru-niru teman ikutan pula dagang seks online. Kok dapat duit banyak. Tasminah jadi keterusan, bahkan ikut pula jadi pemain. Bisnis haram itu terhenti ketika dipergoki warga, dan terbongkarlah rahasia Tasminah selama ini.

Ketika penghasilan suami pas-pasan, banyak istri yang punya inisiatif untuk nambah penghasilan. Ada yang kredit baju atau alat-alat dapur. Tapi itu semua bisnis kuno. Di era gombalisasi ini, seks pun bisa dibisniskan secara modern. Lewat FB, orang bisa menawarkan cewek-cewek bahenol untuk koalisi dan selanjutnya eksekusi. Ini dinilai paling aman, karena tak mungkin bisnis beginian pasang iklan di koran atau majalah.

Awalnya Tasminah yang tinggal di Surabaya, tak kenal bisnis model begituan. Tapi sejak memiliki HP canggih dan meninggalkan HP Nokia 3310 model lama, dia merasa ada peluang bisnis untuk dunia esek-esek. Belajar ke teman-teman, Tasminah mulai mencoba dagang seks online.

Dia tak memiliki tempat khusus, menyewa hotel misalnya. Semua dilakukan siang hari, ketika suami sibuk di kantor dan anak sedang sekolah. Dengan demikian waktuya hanya seputar pukul 08.00-12.00 saatnya. Bukannya untuk Isoma (istirahat, solat, makan), tapi agar tidak diketahui suami. Lagi pula, untuk bisnis begituan, tak kenal isoma, wong dalam prakteknya: “makan” dulu, baru istirahat.

Awalnya Tasminah hanya menjadi germo saja. Tapi ternyata ada pelanggan yang meminta agar Tasminah turut serta untuk paket three in one. Soalnya bodi dan penampilan Tasminah juga sangat menjanjikan, sehingga tamu tergoda untuk menjajalnya. Karena tamu adalah raja, akhirnya Tasminah juga menjalankan perilaku seks three in one.

Ternyata asyik juga, bahkan duitnya pun lebih banyak. Waktu hanya 20 menit, sudah dapat Rp 850.000,- dibagi berdua dan tanpa PPN 10 % lagi. Merasa prospeknya sangat bagus, Tasminah jadi ketagihan. Sekarang dari dagang seks online inilah ekonomi rumahtangga dijalankan. Suami sama sekali tak tahu, bahwa ada uang lendir dalam APBD rumahtangganya.

Sehebat-hebatnya barang batil, bisnis patil-mematil itu akhirnya tamat juga. Tanpa setahunya ada warga yang mengintip perilaku aneh Ny. Tasminah di kala suami tak di rumah. Dia pun lapor Pak RT dan penggerebekan dilakukan. Tentu saja suami Tasminah ikut terkaget-kaget. “Jadi asetku selama ini dijajakan ke mana-mana? Terlalu…..!” kata Wahono.

Ssst, jangan bilang “terlalu” itu milik Rhoma Irama. (JPNN/Gunarso TS)