Wednesday, 14 November 2018

Lewat Santa Sale Out Cara Pasar Tradisonal Manjakan Pembeli

Sabtu, 2 Desember 2017 — 2:05 WIB
Menyemarakkan pasar, pedagang difasilitasi PD Pasar Jaya menggelar Santa Sale Out (SSO) III-2017 di lantai I Pasar Santa, Kebayoran Baru, Jaksel. (Rachmi)

Menyemarakkan pasar, pedagang difasilitasi PD Pasar Jaya menggelar Santa Sale Out (SSO) III-2017 di lantai I Pasar Santa, Kebayoran Baru, Jaksel. (Rachmi)

JAKARTA (Pos Kota) – Persaingan usaha kian ketat, pedagang pasar tradisional harus putar otak. Di antaranya seperti yang dilakukan komunitas pedagang di Pasar Santa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan dengan menggelar Santa Sale Out (SSO) III-2017.

Selama 3 hari hingga 3 Desember 2017, pengunjung dimanjakan dengan berbagai aneka produk mulai piringan hitam, kaset, jam tangan, kuliner, asesoris dengan discount hingga 70 persen. Pengunjung juga dihibur live musik yang dipusatkan di area food court di lanta 1.

“Tahun lalu saya datang di Santa Sale Out. Saya senang bisa berburu barang dengan harga spesial. Jadi event ini harus dipertahankan oleh pedagang zaman now (sekarang) agar pasar ini ramai,” kata Bara,35, pengunjung saat pembukaan SSO III-2017, Jumat (1/12/2017).

Koordinator SSO III-2017, Yongki menjelaskan kegiatan ini merupakan ide dan kerja kolektif dari pedagang khususnya yang bergerak di bidang industri dan ekonomi kreatif.

“Tujuan awalnya untuk meramaikan pasar yang sebelumnya memang sepi pengunjung. Selain untuk mendongkrak omset. Lantas kami berembug untuk membuat semacam sale spesial akhir tahun seperti halnya di mal dan kami beri nama Santa Sale Out,” ujar Yongki didampingi Wawan yang bertugas di seksi media dalam kepanitiaan SSO III-2017.

Tahun lalu SSO berlangsung dua hari dengan respon cukup tinggi dari pengunjung. Yongki yang berjualan piringan hitam, kaset, kaos dan asesoris mampu menggaet omset berkisar Rp15 juta-Rp20 juta selama dua hari event berlangsung. Nilai tersebut sama dengan omsetnya per bulan dari usahanya yang menyewa kios di lantai dasar.

Adapun SSO III-2017 lanjut Yongki diikuti sekitar 100 pedagang di Pasar Santa dan 60an pedagang luar yang ikut berpartisipasi meramaikan acara.

Kepala Pasar Santa, Subhan mengapresiasi dan memfasilitasi ajang SSO yang merupakan kreativitas anak muda yang berwirausaha di pasar kebanggaan warga Jaksel ini. Fasilitas yang diberikan diwujudkan dengan meminjamkan kios-kios kosong di lantai 1 untuk digunakan para pedagang selama SSO.

“Kami sangat mendukung Santa Sale Out sebagai salah satu upaya mempromosikan pasar sehingga pengunjung semakin membludak dan usaha pedagang meningkat,” ungkapnya bangga. (Rachmi)