Monday, 24 September 2018

Pasar Santa Terapkan Satu Pintu Buat Calon Pedagang

Minggu, 3 Desember 2017 — 12:50 WIB
Kepala Pasar Santa PD Pasar Jaya berdialog dengan sejumlah pedagang.(adji)

Kepala Pasar Santa PD Pasar Jaya berdialog dengan sejumlah pedagang.(adji)

JAKARTA (Pos Kota) – Pasar Santa PD Pasar Jaya menerapkan satu pintu kepada calon pedagang yang ingin membuka usahanya di Pasar Santa, Jl. Cisanggiri II, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Agar tidak dipatok harga tinggi dari penyewa tangan pertama.

Kepala Pasar Santa PD Pasar Jaya Ahmad Subhan, mengimbau kepada masyarakat dan calon pedagang yang ingin berjualan di Pasar Modern tersebut kepada pengelola Pasar.

“Di sana nanti ketemu staf saya mana yang kosong kios atau food courtnya. Jadi kami terbuka Khusus Lantai satu kios Rp 6,3 hingga Rp 7,5 pertahun, sedangkan Foodcourt Rp 13 juta pertahunnya itu termasuk maintenancenya. Sebelumnya ada penyewa keberatan karena harga sewa di pasar tinggi, jadi pedagang pergi,” ucap Subhan saat sosialisai Tim Riset Design dari Universitas Pelita Harapan.

Pasar Santa yang sempat ramai menjadi tongkrongan anak muda lewat ide-ide kreatif berwirausaha kuliner, sempat digencar isu biaya sewa mahal sehingga menjadi menurun. “Itu karena penyewa menyewakan istilahnya tangan kedua. Maka dari itu kami kordinasi dengan Kantor Pusat terapkan satu pintu. Tentu kami evaluasi Pasar ini kan kami tingkatkan dari mulai parkiran sudah ditata,” katanya.

Sementara itu, dosen design Universitas Pelita Harapan, Ruth Kusungpu, bersama tiga mahasiswanya sedang melakukan riset selama satu tahun tentang Pasar Santa. “Saya rasa pasar modern bukan hanya transaksi jual beli saja, melainkan menjadikan sebagai ruang interaksi sosial dimana masyarakat bisa meluangkan waktunya di Pasar Modern. Brand Pasar Santa ini sudah kuat, Seperti dikembangkan berganti muka, misal halnya pagi jualan apa dan sore sudah berganti jualan. Tentu akan ramai dikunjungi, Makanya kami ingin lakukan riset,” katanya.
(adji/sir)