Sunday, 17 December 2017

Di Tangan Chef TMH

Laksa Betawi Bertransformasi Jadi Laksa Singapura

Selasa, 5 Desember 2017 — 8:39 WIB
Laksa modern Singapura.(angga)

Laksa modern Singapura.(angga)

LAKSA, makanan tradisional Betawi dan Bogor ternyata bisa menjadi menu modern yang menggiurkan dan terkesan mahal saat diolah chef (koki) hotel berbintang.

Melalui sentuhan  Chef Hendra dari De Margo Resto, Laksa Betawi atau Bogor berubah menjadi masakan dengan citarasa modern dan diberi nama Laksa Singapura dan menjadi makanan andalan di The Margo Hotel (TMH), Depok.

“Kebetulan Laksa Singapura ini baru tersedia khusus di restoran TMH, Depok. Beda laksa ini dari laksa pada umumnya, yakni isi toping  menggunakan mie udon, yakni mie Jepang yang kenyal dan gurih. Serta menggunakan bumbu-bumbu khas citarasa Indonesia yang kaya akan rempah-rempah alami ditambah bumbu ebi dan terasi, rasanya pasti menjadi ketagihan setelah mencoba,” papar Hendra kepada poskotanews, Selasa (5/12/2017) pagi.

Menu ini, lanjut Hendra, sengaja dikeluarkan dipenghujung tahun bagi para pecinta laksa.

“Biasanya Laksa Bogor menggunakan oncom dan Laksa Betawi menggunakan kuah memakai udang rebon. Namun khusus untuk Laksa Singapura ini menggunakan isi toping yang modern namun masih menjaga ciri khas nusantara melalui penggunaan bumbu dasar rempah-rempah,” tuturnya.

Menu ini cocok disantap di akhir tahun karena cuaca sedang dingin. Ketika menyantapnya, langsung terasa hangat di badan, karena menggunakan bumbu dan rempah-rempah bahan lokal.

“Untuk rasa tentunya kita menyesuaikan dengan selera (Indonesia),” tukasnya.

Laksa Singapura disajikan dengan isi mie udon, udang rebus ukuran jumbo, telur rebus, taoge  dan juga kuah kari berbumbu gurih. “Ini salah satu menu favorit pengunjung TMH. Bukan hanya tamu yang menginap disini, melainkan tamu luar yang datang hanya untuk makan disini,” tambah Sales Manager TMH, Haris Dwi Pamungkas.

Untuk bisa menikmati satu mangkuk Laksa Singapura  cukup merogoh koceh Rp 70.000. Dengan porsi yang besar bisa dinikmati hingga dua orang.

Salah satu penikmat Laksa, Irwansyah,27, mengaku  laksa Singapura berbeda dengan laksa Bogor atau yang lain. Meski demikian, semua jenis laksa menghadirkan sensasi makanan yang melezatkan.

“Saya suka laksa. Baru pertama kali coba Laksa Singapura di Hotel Margo, rasanya gurih, bahan-bahannya fresh semua. Udangnya fresh, mi udon nya juga enak. Pokoknya semua enak. Laksa lain nya juga lezat,” katanya.

Rainan, pengunjung lainnya mengaku menu baru ini cocok di lidahnya. Terlebih dinikmati ketika musim hujan. “Ini ada rasa hangat di tenggorokan. Jadi cocok ya pas musim hujan gini,” tambahnya. (Angga/tri))