Wednesday, 13 December 2017

Melupakan Suami Demi si Doi Akhirnya jadi Lebai Malang

Selasa, 5 Desember 2017 — 6:28 WIB
cariiii

CARA mengatur strategi Ny. Yuni, 35, memang kedodoran. Cowok Samsu, 30, yang coba digaetnya malah tertarik pada sahabatnya, Ny. Dewi, 36. Keduanya pun sampai kencan segala. Yuni marah besar, tapi Dewi justru mengadu ke suaminya. Klimaksnya, Yuni diceraikan, sehingga janda muda itu jadi Lebai Malang.

Perempuan gatelan di setiap komplek, rupanya sering ada juga. Meski sudah punya suami, tapi karena kurang maknyusss, dia terpikat pada pemuda tetangganya, yang katanya “nendang banget”. Aji pengeyelan pun diterapkan, tapi justru cowok incaran itu lengket kepada makcomblangnya. Itu kan sama saja sana “gigit-gigitan” sini malah gigit jari.

Ny. Yuni yang tinggal di Lowokwaru, Malang, rupanya memang wanita yang tak pandai bersyukur di muka bumi. Suami bekerja mapan, tapi orangnya lugu, tidak mau macem-macem. Tetangga sibuk nge-WA karena punya HP canggih, Waskito, 40, masih setia pakai HP Nokia 3310 yang sudah layak masuk museum. Cara berpakaian juga sederhana saja, tidak neko-neko. Misalnya baju warna ini, harus dikombinasi dengan celana warna itu. Bagi Waskito, warna apapun toh bayangannya sama saja: hitam!

Sementara itu, pemuda tetangga bernama Samsu, sangat kekinian. Dia pemerhati mode. Sepatu yang runcing bagian depan, ke mana-mana pakai celana jeans, kaos T-Shirt. Sebagai pemuda “jaman now”, ngomongnya selaku keinggris-inggrisan. Mau libur panjang dibilang week end, mau bilang buka saja pilih kata: open. Mengerti Samsu menyebutnya understand, padahal kata itu mestinya berarti: berdiri yang di bawah.

Pendek kata Ny. Yuni terpikat pada Samsu yang trendi, sayangnya si cowok sama sekali tidak tertarik. Yuni pun menggunakan makcomblang, Ny. Dewi tetangga sendiri yang selama ini cukup akrab dengan Samsu. Pernah sekali waktu anak muda itu dilobi bersama-sama, tapi hasilnya justru Samsu tertarik pada Dewi.

Sekali waktu Samsu berhasil diajak jalan-jalan dan masuk hotel. Di sana koalisi itu dilanjutkan dengan eksekusi. Diam-diam foto mesum itu kemudian ditunjukkan kepada Yuni. Tentu saja dia marah besar. Wong dijadikan makcomblang, kok malah sasaran tembak itu malah ditembak sendiri. “Kok kayak Begawan Wisrawa saja kamu. Disuruh nglamar putri, malah dikawini sendiri.” Maki Yuni merepet-repet.

Yuni-Dewi yang selama ini akrab, mendadak memutuskan hubungan diplomatik. Tak pernah bertegur sapa, tak pernah jalan bareng. Bahkan bila ada acara yang kemungkinan akan menyebabkan keduanya bertemu, Yuni memilih tidak hadir.

Dewi sungguh tidak nyaman dengan cara ini, sehingga dia kemudian malah mengadu kepada Waskito suami Yuni. Tentu saja suami lugu itu marah, bagaimana mungkin sudah ada suami kok masih ngejar-ngejar brondong. “Kalau kamu ngidam popcorn, bilang saja, nanti saya belikan satu kuintal.” Kata Waskito saking kesalnya.

Yuni mengakui kesalahannya, dan minta maaf. Tapi bagi Waskito, maaf sih maaf, tapi proses hukum jalan terus. Maka Yuni pun diajak ke Pengadilan Agama Malang, untuk gugatan perceraian. Bila putusan jatuh, nantinya Yuni akan jadi Lebai Malang, sana sini tidak dapat.

Kalau Yuni tinggal di Surabaya, namanya tentu Lebai Surabaya. (JPNN/Gunarso TS)