Sunday, 17 December 2017

Kondusivitas Pemilu & Kesra Prajurit

DPR: Marsekal Hadi Wajib Jawab Tantangan TNI

Rabu, 6 Desember 2017 — 11:17 WIB
Marsekal TNI Hadi Tjahjanto sebelum menyampaikan visi misi.(timyadi)

Marsekal TNI Hadi Tjahjanto sebelum menyampaikan visi misi.(timyadi)

JAKARTA (Pos Kota) — Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau), Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, diharapkan mampu menjawab tantangan TNI masa depan sebagai Panglima TNI menggantikan Jenderal Gatot Nurmantyo.

Mulai tantangan netralitas TNI menjaga kondusifitas Pilkada serentak 2018, Pemilu Legislatif-Presiden (Pilleg-Pilpres) 2019, Kesejahteraan prajurit TNI, hingga mengatasi konflik perumahan antara TNI-masyarakat.

“Jawaban dari tantangan dalam fit-propher test itu bisa mengantarkan Kasau Hadi Tjahjanto menjadi Panglima TNI menggantikan pendahulunya, Jenderal Gatot Nurmantyo,” ujar Wakil Ketua Komisi I DPR, TB Hasanudin, disela-sela uji kelayakan & kepatutan Panglima TNI di Senayan, Rabu (6/12/2017).

Namun begitu, diakuinya, tantangan itu hanya sebagian atau garis besar pertanyaan dari ke-10 fraksi anggota DPR. “Bisa saja, DPR tidak serta merta meluluskan calon tunggal usulan Presiden Jokowi, dilanjutkan DPR minta calon lain. Sebaliknya, kalau mulus maka DPR menyetujui usulan dari presiden itu.”

Surat Presiden terkait usulan nama tunggal calon Panglima TNI berasal Kasau Marsekal Hadi Tjahjanto diserahkan kepada DPR, yang dilanjutkan agenda fit-propher test, Rabu (6/12).

Lulusnya mantan Kadispen TNI AU pada 2013-2015 AAU 1986 dari ujian itu otomatis menggantikan Jenderal Gatot, yang memasuki pensiun Maret 2018.
(rinaldi/sir)