Monday, 11 December 2017

2 Jam Nunggu Ambulans, Pasien BPJS Meninggal Dunia

Kamis, 7 Desember 2017 — 19:45 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

BOGOR (Pos Kota) – Warga Dramaga pemegang BPJS meregang nyawa setelah terkesan tak mendapat pelayanan degan baik di rumah sakit. Sebelumnya, ia menderita penyakit paru-paru.

Pasien bernama Masitoh itu meninggal di area RS MD setelah dua jam menunggu ambulans. Ia memang dirujuk ke rumah sakit lain atas arahan dokter yang menanganinya sejak masuk IGD rumah sakit tersebut.

Keponakan almarhumah Masitoh, Akhyar Rizqillah kepada wartawan mengatakan Masitoh menderita sakit paru-paru. “Setelah pasien diperiksa dokter di rumah sakit itu, pasien dikatakan membutuhkan perawatan dengan alat yang tidak tersedia di sana. Pihak rumah sakit merujuk ke RSUD,” ungkapnya.

Hanya saja, sambungnya, rumah sakit yang menjanjikan ambulans guna membawa pasien ke rumah sakit rujukan tak kunjung datang. Dua jam menunggu, masitoh menghembuskan nafas terakhir.

“Saya heran aja, ada ambulans dua biji parkir di situ, tapi kita malah disuruh menunggu. Dua jam nggak datang, saya tanya ke petugas. Jawabannya, sopir lagi di jalan. Nggak lama dari jawaban petugas rumah sakit, pasien meningal,” kata Akhyar.

Menurutnya, saat pasien dinyatakan meninggal, petugas dan suster langsung melepas alat berupa selang yang masih menempel di masitoh. Selanjutnya, keluarga pasien diminta ke bagian kasir guna proses administrasi.

“Di kasir, kami hanya tanda tangan. Kata petugas kasir, sudah lunas karena ditanggung BPJS. Kasihan nyawa pasien yang butuh sehat, malah meninggal hanya karena menunggu ambulans,” sesalnya. (yopi/yp)