Thursday, 14 December 2017

Dewi Perssik Terobos Jalur Transjakarta

Akui Anggotanya Kawal Depe, Dirlantas : Tidak Ada Perintah Masuk Jalur Transjakarta

Kamis, 7 Desember 2017 — 14:02 WIB
Dewi Perssik tinggalkan Polda Metro setelah mengklaim telah melaporkan karyawan Transjakarta

Dewi Perssik tinggalkan Polda Metro setelah mengklaim telah melaporkan karyawan Transjakarta

JAKARTA (Pos Kota) –  Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Halim Pagarra, membenarkan telah mengetahu nama petugas Ditlantas yang mengawal Dewi Perssik. Namun, menurutnya tidak ada ijin yang diberikan kepada pedangdut tersebut untuk menggunakan jalur Transjakarta.

“Iya, memang sudah ada, memang (nama anggota pengawal Dewi Perssik),” kata Halim saat dikonfirmasi, Kamis, (7/12/2017).

Hanya saja, dijelaskan Halim, saat itu permintaan bantuan pengawalan disampaikan secara lisan oleh Dewi Perssik kepada anggota yang hendak pulang berdinas.

“Jadi pelaksanaannya itu ketemu di jalan, kemudian dia menyampaikan untuk masuk, karena dia (anggota-Red) pulang tugas dia (Dewi Perssik) minta dibantu untuk ke rumah sakit katanya,” ujar Halim.

( BACA : Pihak Depe Ungkap Nama Petugas yang Melakukan Pengawalan )

Namun, anggota Ditlantas yang masih dirahasiakan identitasnya itu melakukan pengawalan di jalan arteri dan sempat ketinggalan ketika mobil yang di tumpangi pedangdut dengan goyang Gergaji itu melaju kencang. “Tapi dia tidak perintahkan untuk masuk jalur Transjakarta, itu saja,” tegas Halim.

Permintaan bantuan pengawalan menurut Halim, di perbolehkan bagi siapapun dan tidak dikenakan biaya alias gratis. Namun, tentunya dengan syarat tertentu dan disampaikan secara tertulis. Bisa saja disampaikan secara lisan, khusus kondisi yang gawat misalnya korban kecelakaan atau ibu yang hendak melahirkan namun terkendala kemacetan.

“Kalau secara mendadak boleh saja, urgent bisa. Tapi aturannya harus secara tertulis untuk pengawalan. Siapapun masyarakat boleh minta bantuan. Kalau ada kecelakaan, kita kawal, orang sakit, urgent urgent itu yang kita kawal,” jelas Halim. (Yendhi/embun)