Sunday, 17 December 2017

Bermain di Sungai, Delapan Murid SD Terseret Arus, Satu Tewas Dua Hilang

Kamis, 7 Desember 2017 — 8:49 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

SEMARANG (Pos Kota) – Delapan murid SD di Kabupaten Magelang terseret arus dan tenggelam saat bermain di sungai Progo. Hingga Kamis pagi (7/12/2017) , Tim SAR yang melakukan pencarian baru menemukan satu korban tewas dan dua lainnya masih hilang .

Lima korban lainnya selamat dalam musibah yang menimpa delapan siswa SD Negeri III Kalinegoro, Kabupaten Magelang tersebut . Satu korban tewas yang ditemukan adalah Ultan Arya M,11 . Sedang dua rekannya yang masih belum ditemukan adalah Ulum Munafiz,11, dan M Farham Pratama,11, ketiganya warga Desa Kalinegoro, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Jenasah korban tewas ditemukan tak jauh dari lokasi tempat mereka bermain .

Menurut laporan Polres Magelang , kedelapan murid  SD itu semula bermain di pinggir sungai , Rabu (5/12) sore. Melihat jernihnya air sungai , mereka sepakat terjun ke sungai yang saat itu arusnya cukup deras .

Tetapi saat ketiga korban mengawali terjun ke sungai tubuhnya langsung terseret arus . Melihat kejadian itu lima temannya mengurungkan niatnya terjun ke sungai dan berteriak- teriak minta pertolongan .

Teriakan para pelajar SD ini sontak mengagetkan warga sekitar yang langsung berlarian ke lokasi kejadian . Dalam sekejab kejadian itu membuat gempar warga sekitar . Sejumlah anggota Polres Magelang termasuk Tim SAR langsung berdatangan ke lokasi kejadian setelah menerima laporan .

Upaya pencarian langsung dilakukan . Tak lama kemudian tubuh Ultan Arya M berhasil ditemukan tak jauh dari lokasi kejadian . Bocah malang yang sudah tak bernyawa Itu langsung dievakuasi ke RSU Magelang .

Upaya pencarian terhadap dua korban lain dilakukan hingga Rabu malam . Tetapi upaya pencarian yang mendapat bantuan dari warga sekitar itu belum membuahkan hasil sehingga diputuskan untuk melanjutkan upaya pencarian pada Kamis pagi (7/12) .

Hingga berita ini diturunkan , Tim SAR bersama BPBD Kabupaten Magelang dibantu kepolisian dari Polsek Mertoyudan serta masyarakat sekitar, masih terus melakukan pencarian terhadap dua korban yang masih hilang .

Sejumlah warga setempat mengaku sempat melihat ke delapan anak itu sedang bermain dan berenang di lokasi kejadian .

“Saya melihat delapan anak itu berenang. Namun tidak lama mereka berteriak minta tolong karena tiga temannya tenggelam , ungkap Budi , warga sekitar yang pertamakali berupaya menolong.

(suatmadji/sir)