Thursday, 14 December 2017

DPR Bertandang ke Rumah Dinas Calon Panglima TNI

Kamis, 7 Desember 2017 — 15:18 WIB
Marsekal TNI Hadi Tjahjanto sebelum menyampaikan visi misi.(timyadi)

Marsekal TNI Hadi Tjahjanto sebelum menyampaikan visi misi.(timyadi)

JAKARTA (Pos Kota) – Kunjungan rombongan Komisi I DPR RI ke rumah Kepala Staf TNI AU, Marsekal Hadi Tjahjanto, Kamis (7/12/2017) pagi, menandai penegasan legitimasi sosok orang nomor satu jajaran TNI AU sebagai pengganti Jenderal Gatot Nurmantyo sebagai Panglima TNI.

Ketua Komisi I DPR, Abdul Kharis Almasyhari, Wakil Ketua Komisi I DPR-RI TB Hasanuddin, Bambang Wuryanto, Arwani Thomafi, Syaifullah Tamliha, Bobby Adhityo Rizaldi, Ahmad Sahroni, dan Nico Siahaan, bertandang masuk ke rumah Kasau Hadi di Jalan Rajawali Timur, Komplek Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta. “Kami hanya mengobrol keseharian hidup beliau, dan lainnya,” ungkap Abdul Kharis Almasyhari kepada wartawan.

Namun demikian, rumah dinas Kasau itu tidak diperhitungkan masuk dalam Laporan Hasil Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) senilai Rp 5.001.683.500 dan USD 60 ribu yasng dilaporkan Pati TNI lulus AAU tahun 1986 itu. Kasau Hadi melaporkan hartanya itu sewaktu menjabat Sekretaris Militer Presiden pada 24 Juni 2016.

Laporan itu berupa harta tidak bergerak berupa dua bidang tanah seluas 303m2 dan 773m2 di Malang, Jawa Timur senilai Rp 594.108.500. Sedangkan harta bergerak berwujud kendaraan bernilai Rp 515,7 juta di antaranya Toyota Kijang, Toyota Kijang Inova, Honda CR-V dan sebuah sepeda motor merk Honda. Harta lainnya berupa logam mulia bernilai Rp 391.875.000, surat berharga berwujud giro dan setara kas lainnya senilai Rp 3.5 milyar ditambah USD 60 ribu.

(rinaldi/sir)