Thursday, 14 December 2017

Punya Juara Dunia, Woodball Layak Masuk Asian Games

Kamis, 7 Desember 2017 — 14:37 WIB
Atlet woodball Indonesia kibarkan Merah Putih di Piala Asia. (ist)

Atlet woodball Indonesia kibarkan Merah Putih di Piala Asia. (ist)

JAKARTA (Pos Kota) – Demi mencapai misi sukses prestasi masuk 10 besar Asian Games, tak ada salahnya Komite Olahraga Indonesia (KOI) dan panitia penyelenggara INASGOC, mempertimbangkan cabang woodball yang memiliki dua kali juara dunia dapat dipertandingkan di Asian Games 2018 Jakarta-Palembang.

Penegasan itu disampaikan tokoh woodball Indonesia, Suhendra Wijaya, kepada wartawan, di Jakarta, Kamis (7/12/2017).

“Kita memiliki dua kali juara dunia, Ahris Sumariyanto (juara dunia tahun 2010 dan 2016), yang dapat diandalkan untuk mempersembahkan medali emas dari cabang woodball, jika memang bisa dipertandingkan di Asian Games 2018 Jakarta-Palembang nanti. Bahkan kami berani garansi setidaknya woodball dapat meraih empat medali emas dari total 14 medali yang diperebutkan jika cabang ini dapat dipertandingkan,” kata Suhendra.

Menurut Suhendra, dengan garansi bisa merebut empat medali emas maka keinginan pemerintah dapat meraih sukses prestasi di Asian Games 2018 untuk masuk 10 besar Asia akan dapat lebih ringan untuk dicapai Kontingen Merah Putih.

“Bukan tanpa alasan kami menginkan cabang woodball dapat dipertandingkan di Asian Games 2018. Atlet woodball kita dua tahun terakhir ini mampu mendominasi di kejuaraan-kejuaraan Open tingkat Asia bahkan dunia, baik putra dan juga putri. Bahkan Ahris Sumariyanto hingga kini kokoh berada di peringkat satu dunia,” jelas Suhendra.

Ditambahkan Suhendra, pada kejuaraan terakhir Piala Asia yang digelar di China ( 2-8 November 2017) bahkan atlet woodball Indonesia berhasil menyabet empat medali emas. “Jadi apabila woodball ini diberi ruang untuk dipertandingkan di Asian Games 2018, akan memperingan target Kontingen Indonesia masuk 10 besar,” tutur Suhendra.

Selain menuturkan kesanggupan memberikan kepingan medali emas, lanjut Suhendra, pihaknya mendapatkan dukungan penuh dari International Woodball Federasi (IWbF) dan Asian Woodball Federation (AWbF) suapaya woodball dipertandingankan di Asian Games 2018 Jakarta-Pelembang.

“Bahkan federasi internasional menyanggupi untuk menanggung biaya transportasi dan akomodasi peserta, serta perbaikan venue yang telah kita punya di Banten atau Palembang. Kita berharap pemangku olahraga yang punya wewenang untuk memilih cabang olahraga untuk dipertandingkan di avent Asian Games 2018, mau mendengar dan mepertimbangkan woodball dapat dipertandingkan. Ini demi sukses prestasi mencapai 10 besar pada Asian Games 2018 nanti,” pungkas Suhendra.
(prihandoko/sir)