Thursday, 14 December 2017

Spartak Menang 2-1 Atas Manchester City, Napoli Gagal ke Babak 16 Liga Champions

Kamis, 7 Desember 2017 — 6:06 WIB
Pemain-pemain Napoli tampak lesu usai tersingkir   di Liga Champions. (reuters)

Pemain-pemain Napoli tampak lesu usai tersingkir di Liga Champions. (reuters)

BELANDA– Napoli gagal melaju ke babak 16 Liga Champion setelah kalah 1-2 dari tuan rumah Feyenoord di Stadion Feijenoord, Kamis (7/12/2017) dinihari WIB. Kegagalan Napoli ini juga didukung oleh kekalahan Manchester City atas Shakhtar Donetsk pada saat bersamaan.

Dengan demikian dari Grup F Manchester City yang sudah terlebih dahulu lolos hingga laga terakhir mengemas 15 poin, Shakhtar Donetsk 12 poin, Napoli 6 poin dan Feyenoord 3 poin.

Kekalahan Napoli tentu sangat mengejutkan. Pasalnya Feyenoord adalah tim paling lemah di Grup F dan inilah kemenangan pertama mereka pada babak penyisihan grup.

Sebetulnya Napoli unggul cepat pada menit kedua lewat gol Zieliński. Awalnya Jens Toornstra melakukan pelanggaran dekat kotak penalti.Zieliński dengan kaki kanan dari jarak yang sangat dekat ke arah sudut kiri atas mampu menjebol gawang tuan rumah.

Gol itu membuat pemain-pemain Napoli bersemangat, namun mereka mulai lemas saat mengetahui di laga yang bersamaan Man City kalah dari Shakhtar.

Pada menit ke-33 tuan rumah mampu menyamakan kedudukan lewatNicolai Jørgensen lewat sundulan usai menerima umpan silang dari Steven Berghuis. Hingga babak pertama kedudukan tetap 1-1.

Memasuki babak kedua, Napoli tampak tidak terlalu bersamangat lagi karena Manchestes City sudah kalah 2-0 dari Shakhtar. Pasalnya Napoli baru lolos jika menang melawan Feyenoord dan pada saat bersamaan Shakhtar kalah dari Man City.

Oleh karena itulah akhirnya Feyenoord merasakan kemenangan perdananya setelah Jeremiah St. Juste mampu mencetak gol pada masa injury time babak kedua lewat sundulan melanjutkan tendangan sudut.

MANCHESTER CITY KALAH

Tidak lagi wajib menang Manchester City menurunkan pemain pelapis kedua saat bertandang markas Shakhtar Donestk di Stadiun Oblasny SportKomplex Metalistdalam laga pamungkas Grup F Liga Champions, Kamis (7/12) dini hari WIB.

Akibatnya anak asuh Pep Guardiola itu a harus merasakan kekalahan perdana dalam kampanye musim ini setelah menyerah 2-1 .Hasil ini sekaligus memutus rekor 20 kemenangan beruntun The Citizens di semua kompetisi.

Pep Guardiola menurunkan banyak pemain lapis kedua di laga ini, termasuk Phil Foden yang menjalani laga perdana sebagai starter di Liga Champions. Hal ini dilakukan tidak lepas dari strategi untuk menghadapi laga panas di Liga Inggris saat bertandang ke markas Manchester United Sabtu 12 Desember nanti.

Sebetulnya meski turun dengan pemain pelapis, City masih tetap mampu mendominasi di sepertiga awal permainan.
Bernard membawa Shakhtar memimpin 1-0 lewat golnya pada menit ke-26. Tembakan melengkung pemain bernomor punggung 10 itu menghunjam ke pojok atas gawang City tanpa bisa dijangkau Ederson.

Shakhtar memperbesar keunggulannya menjadi 2-0 pada menit ke-32 lewat gol Ismaily. Gol ini berawal dari umpan panjang yang dikirimkan Marlos kepada Ismaily. Ederson keluar dari sarangnya, tapi dia justru melakukan kesalahan yang membuat Ismaily tinggal menghadapi gawang kosong. Ismaily pun tanpa kesulitan mencetak gol.

Babak pertama berakhir dengan keduduakan 2-0.

Memasuki babak kedua Pep memasukkan beberapa pemain andalannya termasuk Aguero.

Masuknya Aguero semakin membuat City dominan. Peluang terbaik untuk mengejar ketertinggalan datang pada menit ke-77, Diaz yang menusuk dari sisi kiri berhasil mengirimkan umpan tarik ke tengah, tapi sontekan Gabriel Jesus digagalkan tiang gawang.

City mendapat momen untuk memperkecil ketertinggalan di awal empat menit tambahan waktu babak kedua melalui titik putih, Aguero pun dengan sempurna mengeksekusi penalti. Sayangnya, sisa waktu yang ada sangat sempit bagi City untuk terus bangkit dan menyamakan kedudukan.(B)