Thursday, 14 December 2017

Tarif Kereta Bandara Diturunkan

Kamis, 7 Desember 2017 — 23:31 WIB
Kereta Api Bandara Soekarno-Hatta(toga)

Kereta Api Bandara Soekarno-Hatta(toga)

JAKARTA (Pos Kota) – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menjanjikan menurutkan tarif kereta Bandara Soekarno-Hatta yang semula Rp100 ribu menjadi kisaran Rp70 ribu sampai Rp 80 ribu.

Sementara itu pada uji coba terjadi dua kali mogok terakhir ketika akan memasuki wilayah Batu Ceper Tangerang, PT Railink akan mengevaluasi keretanya.

Menurut Menhub, untuk awal beroperasi yang rencananya diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 11 Desember 2017, tahap awal pengoperasian harga tiket kereta bandara cuma Rp50 ribu sampai batas promonya 1 Januari 2018.

“Setelah 1 Januari nanti harga tiketnya kisaran Rp 70 ribu sampai Rp 80 ribu dengan pertimbangan daya beli masyarakat, dan mencari sponsor,” tutur Budi.

Menanggapi mogoknya kereta api bandara saat uji coba, Direktur Utama Railink Heru Kuswanto membantah karena mati listrik.

“Namanya uji coba dan trek baru, banyak kemungkinan penyebabnya tapi bukan karena listrik mati dan lagi dicari titik masalahnya temunya. Biasalah kalau masih uji coba,” ujar Heru. “Mangkanya kami belum membuka untuk umum beropereasi.”

Oleh karenanya, sebelum diresmikan oleh Presiden Jokowi, semua jalurnya ditingkatkan, batu-batunya sampai mantap. Jadi uji coba tujuannya untuk evaluasi.

Heru mengatakan, KA Bandara telah mendapat sertifikasi dari Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan. Karenanya, karena masih tahap uji coba, segala yang kurang akan diperbaiki.

Selain itu masih garansi dari PT Inka dan konsorsium Bombardier, jadi kemungkinan rangkaian KA yang mogok bisa dikembalikan untuk dilakukan perbaikan.

Kereta bandara akan memiliki 82 perjalanan per harinya dengan waktu keberangkatan tiap 30 menit. Sedangkan waktu tempuhi ke Bandara Soekarno-Hatta dari stasiun pemberangkatan hanya sekitar 55 menit.

Rute KA Bandara dimulai dari Stasiun Manggarai – Stasiun Sudirman Baru- Stasiun Duri- Stasiun Batu Ceper – dan Stasiun Bandara Soekarno- Hatta. Sedangkan untuk tahap awal operasi dimulai dari Stasiun Sudirman Baru dengan waktu tempuh 40 menit. (dwi/b)