Tuesday, 23 January 2018

Bos First Travel : Saya Cape dan Lelah Kangen Sama Anak di Rumah

Jumat, 8 Desember 2017 — 16:13 WIB
Tiga tersangka kasus First Travel dititipkan di Rutan Kelas II B Depok. (Angga)

Tiga tersangka kasus First Travel dititipkan di Rutan Kelas II B Depok. (Angga)

DEPOK (Pos Kota) – Bos First Travel, Andika Surachman, tersangka kasus penipuan dan penggelapan mengaku optimis bisa memberangkatkan puluhan ribua jamaah umroh.

“Kasus saya tidak ada unsur penipuan dan penggelapan sama sekali. Yang berangkatkan bukan donatur tapi tinggal nunggu prosedur saja menunggu sistem yang menanggulangi hal tersebut,”ujarnya saat ditahan sementara di Rutan Kelas IIB Depok.

Pria berkulit putih ini menuturkan terkait apa yang dia dilakukan hingga dituduh merugikan jamaah, nanti dijelaskan dalam persidangan.”Saya tidak dapat memaparkan di sini. Biar nanti semuanya saya jelaskan di persidangan bahwa kasus ini tidak ada undur penipuan dan penggelapan,”katanya.

Selain itu isu terkait anggaran jamaah yang digelapkan dialihkan ke KSP Pandawa, Andika dengan tegas membantah. “Tidak ada itu dana jamaah ditaruh di Pandawa. Hanya isu saja,”cetusnya.

Anniesa Hasibuan istri Andika menambahkan sudah merasa cape dan lelah menjalani proses kasusnya. “Pemeriksaan lama membuat cape dan lelah. Selain itu kangen juga dengan anak di rumah,” ucapnya.

Wanita berhijab merah ini sewaktu dititipkan di Rutan Kelas II B ini tengah dalam tidak sehat. “Ya, saya lagi kurang enak badan,”tutupnya.

Karutan Depok Sohibur Rachman menambahkan ketiga tersangka kasus First Travel yaitu Andika Surachman, Anniesa Hasibuan, dan Kiki Hasibuan status titipan tahanan dari Kejari Depok.

“Status pelaku masih tersangka, oleh petugas rutan ditempatkan di blok B khusus bagi para tersangka. Sementara itu khusus wanita ditempatkan di sel wanita,”tutupnya. (Angga)