Thursday, 14 December 2017

Penuh Sampah, Akhirnya Saluran Jalan Taruna Dibersihkan

Jumat, 8 Desember 2017 — 7:14 WIB
Sejumlah petugas sedang melakukan pembersihan saluran air yang ada di Jalan Taruna. (wandi)

Sejumlah petugas sedang melakukan pembersihan saluran air yang ada di Jalan Taruna. (wandi)

JAKARTA (Pos Kota) – Saluran air disepanjang Jalan Taruna, RW 02, Kelurahan Sukapura, Cilincing, Jakarta Utara, yang dipenuhi sampah dan lumpur akhirnya dibersihkan. Ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya genangan dan banjir yang selama ini sering terjadi di kawasan tersebut.

Sembanyak 10 petugas dari Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Utara, dikerahkan untuk mengankat sampah dan lumpur yang ada di kawasan tersebut. Diharapkan dengan cara ini kedepan genangan dan banjir tidak akan terjadi lagi.

Camat Cilincing, Purnomo mengakui pihaknya melalui Sudin Sumber Daya Air, melakukan pembersihan saluran di Jalan Taruna RW 02, Kelurahan Sukapura. Menurutnya, ini dilakukan selain menindak lanjuti keluhan warga juga untuk mengantisipasi banjir dan genangan.

“Selama ini memang kondisi saluran sudah tertutup dengan lumpur dan sampah. Sehingga jika terjadi hujan sebentar saja air akan langsung menggenangi kawasan tersebut, ini dikarenakan salurannya tidak berfungsi penuh,”terang Purnomo.

Pengurasan saluran air dilakukan sepanjang 200 meter. Dimana pengurasan ini sebagai tindak lanjut dari usulan warga yang disampaikan melalui musrenbang. Selama ini saluran air ini banyak sampahnya. Sebelum dikuras, sampah disaluranh air dibersihkan terlebih dahulu kemudian kami kuras. Saluran air ini bermuara ke kawasan Berikat Nusantara.

Sementara, anggota DPRD DKI Jakarta, Hj. Neneng Hasanah yang memantau langsung pengurasan tersebut menambahkan menyambut baik yang dilakukan Seksi Sudin Sumber Daya Air Kecamatan Cilincing yang mengeruk saluran di wilayahnya. Menurutnya., warga mmemang sudah meminta agar di lokasi ini dilakukan normalisasi kali.

“Sebelum dilakukan normalisasi kali, warga minta sampah dibersihkan terlebih dahulu. Sebab jika tidak dilakukan dikhawatirkan sampah akan kembali numpuk sehingga saluran tidak berjalan normal,”pinta Neneng Hasanah.

(wandi/sir)