Thursday, 15 November 2018

Suami Dingin dan Acuh Mending Bercerai Saja

Minggu, 10 Desember 2017 — 6:44 WIB
ceraiaja

KASIHAN sungguh Murni, 25, dari Surabaya ini. Tinggal di Manukan tapi tak dapat jaminan “manuk” dari suami. Maklum, suami kerja di Jakarta sedang Murni di Surabaya menunggui ibu yang sakit. Setiap Murni minta jatah, Agus, 30, melayani dengan dingin, bahkan durasinya pun seperti iklan TV, pendek sekali. Ketimbang tersiksa, cerai sajalah!

Anak wajib berbakti pada orangtua, tapi di sisi lain juga harus berbakti pada suami. Kadang seorang ibu rumahtangga bingung cara membaginya. Berat pada ibu, suami terlantar. Tapi berat pada suami, juga durhaka pada orangtua. Bagaiamna mungkin ibu sedang sakit anak tida mau menunggui, karena lebih berat pada suami. Nanti pelawak Asmuni bias bangun dari kubur dan mengomel, “Ini istri cap apa?”

Seperti inilah kondisi batin Murni warga Manukan Surabaya. Sudah lebih dari setahun ibunya sakit di Surabaya, sehingga dia terpaksa membiarkan suami di Jakarta sendirian dan dia di Surabaya menunggui ibu. Suami pulang ke Surabaya sebulan sekali bahkan pernah pula 6 bulan baru datang. Soal jaminan uang memang selalu ditransver. Tapi nafkah batin apa mungkin bisa dikirim lewat internet?

Jika suami kembali ke Surabaya, lebih banyak tidur. Ketika istri minta memberikan ala kadarnya saja, dingin sekali. Itupun durasinya pendek sekali, macam iklan TVdiperpendek karena untuk mengirit biaya. Ibnarat main bulutangkis Agus sudah tak mampu membnerikan lop-lop panjang. Kebanyakan main backhand saja.

Murni pernah minta suami konsultasi ke dokter seksologi, tapi tidak mau dengan alasan malu. Masak rahasia pribadi dibeberkan ke orang lain. Ketika Murni berulangkali mendesak, malah jadi ribut. “Bisaku hanya seperti ini, ya mau apa lagi? Apa kamu lupa, Pak JK dulu bilang, lebih cepat lebih baik. Ya sudah……”

Punya suami keras kepala, bukan keras itu barang, menjadikan Murni putus asa. Maka minggu lalu dia nekat menggugat cerai suiaminya ke Pengadilan Agama Surabaya. Mumpung masih muda, harus ambil keputusan cepat, karena Murni juga ingin punya momongan, sedangkan Agus sepertinya sudah berhalangan tetap.

Mau cari Ketum baru Mbak? (JPNN/Gunarso TS)