Sunday, 18 November 2018

14 Parpol Lolos dan Enam Tidak Penuhi Syarat di Tangsel

Kamis, 14 Desember 2017 — 14:22 WIB
Kantor KPU Kota Tangsel. (anton)

Kantor KPU Kota Tangsel. (anton)

TANGERANG (Pos Kota) – Enam partai politik (Parpol) di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) diberikan waktu hingga hari Jumat (15/12/2017) untuk memperbaiki berkas dan kekurangan lainnya agar dapat lolos verifikasi sesuai rekomendasi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI.

“Ada enam Parpol yang dinyatakan tidak lolos atau TMS di Kota Tangsel setelah dilakukan pemeriksaan atau penelitian administrasi yang ada. Sedangkan 14 Parpol lainnya dinyatakan telah lolos tinggal menunggu verifikasi saja,” kata anggota KPU Kota Tangsel, Bambang Dwitoro, Kamis (14/12/2017).

Ke enam parpol tersebut ialah, Partai Suara Indonesia (Parsindo), Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Indonesia Kerja (PIKA), Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Partai Idaman dan Partai Republik mereka masih diberikan kesempatan untuk memperbaiki kekurangan administrasi hingga 15 Desember 2017 ini.

Menurut dia, parameter memenuhi syarat tersebut ialah, semua parpol tersebut telah memnuhi minimal keanggotaan yaitu sebanyak 1000 anggota untuk satu parpol. “Semoga yang sisanya ini bisa tepat waktu, dan tidak ada kendala dalam perbaikan dari waktu yang telah kami berikan,” katanya.

Untuk ke 14 Parpol yang lolos antara lain Partai NasDem, Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Golkar, Partai Gerindra, Partai Demokrat, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Pesatuan Pembangunan (PPP), Partai Hanura, Partai Garuda, Partai Berkarya, Partai Perindo dan Partai Solideritas Indonesia (PSI).

Sementara itu, Ketua KPU Kota Tangsel Moh Subhan, mengatakan, untuk tahapan selanjutnya ialah KPU Tangsel akan melakukan verifikasi faktual kepengurusan, verifikkasi 30 persen keterwakilan perempuan, verifikasi Kantor, KPU juga akan melakukan verifikasi faktual keanggotaan secara random terhadap 10 persen dari berkas keanggotaan yang diserahkan oleh parpol. “Untuk verifikasi Parpol masih menunggu rekomendasi dari KPU RI lebih lanjut,” tuturnya.
(anton/sir)