Saturday, 18 August 2018

Spanyol Terancam Dicoret dari Piala Dunia 2018

Minggu, 17 Desember 2017 — 4:56 WIB
Timnas Spanyol  berada di Grup B Piala Dunia (reuters)

Timnas Spanyol berada di Grup B Piala Dunia (reuters)

SPANYOL – FIFA mengancam partisipasi Spanyol pada Piala Dunia 2018 di Rusia. Hal tersebut karena pemerintah Spanyol mengintervensi pemilihan ketua baru Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF).

Badan sepak bola dunia itu telah memperingatkan RFEF bahwa keterlibatan pemerintah Spanyol pada proses pemungutan suara untuk presiden baru federasi sepak bola dapat membuat mereka dicoret dari Piala Dunia tahun depan.

RFEF saat ini dipimpin oleh Juan Luis Larrea sebagai pemimpin sementara setelah mantan presiden Angel Maria Villar dipaksa mengundurkan diri terkait dakwaan-dakwaan korupsi.

“Semua asosiasi harus memastikan bahwa tidak ada intervensi dari pihak-pihak ketiga dalam urusan-urusan internalnya. FIFA telah mengontak RFEF dan dalam beberapa pekan mendatang delegasi FIFA dan anggota-anggota UEFA akan pergi ke Madrid untuk menganalisa situasi yang dialami RFEF,”demikian pernyataan FIFA, kemarin.

Surat kabar Spanyol El Pais melaporkan bahwa kecemasan FIFA terpusat pada departemen olahraga pemerintah yang mendesak untuk dilakukannya pemilihan federasi yang baru.

MENDISKUSIKAN

Pernyataan dari RFEF mengatakan bahwa presiden Larrea telah mendiskusikan situasi dengan anggota-anggota FIFA pada undian Piala Dunia yang berlangsung pada 1 Desember.

“Kami semua ingin tim nasional berpartisipasi pada Piala Dunia 2018, khususnya setelah penampilan yang brilian pada kualifikasi.”

Kapten Spanyol dan Real Madrid Sergio Ramos, yang berbicara menjelang final Piala Dunia Klub di Abu Dhabi, menambahkan, “Saya tidak dapat percaya bahwa Spanyol dapat kehilangan apa yang telah kami perjuangkan dengan begitu keras di lapangan karena masalah institusional, saya sulit mempercayainya.”

Perdana menteri Spanyol Mariano Rahoy mengatakan bahwa ia tidak cemas dengan kemungkinan negaranya akan dicoret dari tampil di Piala Dunia.

Pada 2015 Indonesia diskors dari bermain di pertandingan-pertandingan kualifikasi untuk Piala Dunia tahun depan setelah FIFA mengatakan bahwa pemerintah pusat telah mencampuri urusan-urusan federasi, demikian dikutip dari Reuters.(john/bu)