Friday, 21 September 2018

Ketika Jokowi Tiba-tiba Mengatakan Tidak Mengarahkan Untuk Memilih Airlangga

Senin, 18 Desember 2017 — 22:34 WIB
Jokowi saat pidato di Munaslub Golkar

Jokowi saat pidato di Munaslub Golkar

JAKARTA (Pos Kota) – Presiden Joko Widodo mengindikasikan memberi dukungan kepada Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menjadi Ketua Umum Partai Golkar dalam musyawarah nasional luar biasa (Munaslub) Partai Golkar. Menurut Jokowi, mayoritas DPD 1 telah memberi dukungan kepada Airlangga.

Jokowi mengatakan aspirasi tersebut ia dapat saat bertemu dengan seluruh DPD 1 Partai Golkar di Istana Kepresidenan Bogor pada Kamis (30/11/2017) lalu.

“DPD sampaikan pada saya. ‘Pak boleh kami sampaikan sesuatu?’ Ya Silakan. Disampaikan ke Saya. Saya hanya mendengar lho ya, saya tak komentari apa-apa. ‘Pak kami ingin Pak Airlangga menjadi ketua umum Golkar’. Saya iseng-iseng tanya, apa gak ada aspirasi lain? Daya tunggu saya tengok kanan kiri. Tidak ada Pak. Berarti sudah bulat,” ujarnya saat membuka Munaslub Partai Golkar di JCC Senayan, Jakarta, Senin (18/12/2017).

Namun Jokowi buru-buru menegaskan bahwa hal yang disampaikannya itu bukan untuk mengarahkan kepada Airlangga sebagai Ketua Umum Golkar dalam Munaslub. Presiden Jokowi beralasan, Golkar hanya harus menjaga keutuhan dan kesolidan sebagai partai.

“Saya tidak pengaruhi ini, saya hanya menceritakan pertemuan saat itu. Saya juga ingin ingatkan kita semua jangan sampai pertentangan itu sebabkan energi besar partai golkar habis dan tak ada manfaatnya,” imbuhnya.

Munaslub Golkar digelar untuk menentukan Ketua Umum Partai Golkar menggantikan Setya Novanto yang terseret kasus korupsi e-KTP. Dalam Munaslub, nama Airlangga Hartarto menjadi kandidat paling kuat untuk menduduki jabatan tersebut. Sebelumnya dalam Rapimnas pagi tadi, Airlangga sudah ditetapkan menjadi Ketua Umum menggantikan Setnov dalam periode yang tersisa. (ikbal