Tuesday, 23 July 2019

Pemprov DKI Resmi Tutup dan Cabut Izin Diskotek MG

Senin, 18 Desember 2017 — 23:09 WIB
Petugas menempelkan kertas segel di Diskotek MG.(yendhi)

Petugas menempelkan kertas segel di Diskotek MG.(yendhi)

JAKARTA (Pos Kota) – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi menutup atau mencabut izin usaha Diskotek MG International Club. Sikap tegas diberikan sebagai tindak lanjut investigasi pada Minggu (17/13/2017) oleh tim gabungan Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Polri serta hasil koordinasi dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta.

MG International Club yang berlokasi di Jalan Tubagus Angke, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, dinilai telah melanggar izin yang diberikan dan melanggar peraturan yang berlaku. ”
Atas hal tersebut maka Tanda Daftar Usaha Pariwisata MG Club International dicabut dan tidak boleh melakukan operasional terhitung sejak tanggal ditandatangani surat ini,” demikian bunyi surat dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Dinas PMPTSP) DKI Jakarta kepada pemilik atau penanggung jawab MG International Club, yang ditandatangani Kepala Dinas PMPTSP DKI Jakarta, Edy Junaedi, Senin (18/12/2017).

surat-cabut

Dalam surat bernomor 8574/-1.858.8 tersebut dipaparkan, penutupan MG International Club berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 12 tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Peraturan Daerah Nomor 6 tahun 2015 tentang Kepariwisataan, Peraturan Gubernur 133 tahun 2012 tentang Pendaftaran Usaha Pariwisata, dan Surat Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta Nomor 5504/-1.1.858.2 tanggal 18 Desember 2017 tentang usulan pencabutan TDUP MG Bar, Musik Hidup, dan Diskotek.

Dengan demikian, Pemprov DKI Jakarta melarang MG International Club beroperasi sejak Senin (18/12/2017).

Adapun surat tersebut ditembuskan kepada Gubernur DKI Jakarta, Kapolda Metro Jaya, Kepala BNN, Kepala BNN Provinsi DKI Jakarta, Walikota Jakarta Barat, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta, Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Kepala Biro Hukum Setda DKI Jakarta, dan Kepala Kantor PTSP Jakarta Barat.

Sebelumnya, BNN dan Polri menggerebek Diskotek MG International Club, Minggu (17/12/2017) dini hari. Dalam razia tersebut ditemukan pabrik pengolah narkoba jenis sabu dan ekstasi yang memiliki laboratorium dengan hasil produksi yang besar.

Dalam penggerebekan itu juga terjaring 123 orang yang setelah dilakukan tes urine dinyatakan positif mengonsumsi narkoba. (julian/b)