Wednesday, 19 September 2018

Tarik Dukungan ke Ridwan Kamil, Ini Alasan Golkar

Senin, 18 Desember 2017 — 15:08 WIB
Munaslub golkar

JAKARTA (Pos Kota) – Partai Golongan Karya menarik dukungannya terhadap Walikota Bandung sebagai calon Gubernur Jawa Barat dalam Pilkada Jabar 2018 mendatang.

Ketua Harian DPP Partai Golkar, Nurdin Halid mengungkapkan penarikan dukungan disebabkan Ridwan Kamil (RK) telah melanggar kesepakatan dengan Golkar.

Nurdin menjelaskan, syarat dukungan Golkar terhadap RK adalah dengan menentukan calon wakil gubernur dari kader partai Golkar, yakni Daniel Mutaqien Syaifuddin. Namun dalam perjalanannya Ridwan Kamil yang juga didukung Nasdem, PPP, dan PKB membuat konvensi untuk menjaring pasangannya.

Menurut Nurdin, Ridwan Kamil sudah diperingatkan melalui DPD Jabar, namun tidak direspon baik.

“Ridwan kamil sendiri minta saudara Daniel, berpasangan, tapi dalam perjalanannya ternyata diabaikan. Artinya tidak konsisten melaksanakan kesepakatan. DPD I Jabar telah menyampaikan surat resmi tapi tidak ada respons sama sekali bahkan laporan DPD I bahwa RK menentukan wakilnya melalui Konvensi, ini luar kesepakatan,” katanya saat Rapimnas DPP Partai Golkar di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Selatan, Senin (18/12/2017).

Mantan Ketua Umum PSSI ini juga menilai tindakan Ridwan Kamil telah menyentuh harga diri Partai Golkar. Menurut Nurdin Ridwan Kamil telah menjalankan intrik politik yang bertentangan dengan kesepakatan uang sebelumnya sudah dibuat bersama.

“Golkar punya harkat martabat marwah partai harus dijaga tidak boleh ada permainan intrik intrik setelah kita mengambil keputusan. Di dalam proses penetapan boleh ada perbedaan tapi ketika sudah ada ketetapan tidak boleh ada perbedaan,” tegas Nurdin.

Sebelumnya beredar surat Partai Golkar bernomor R.552/GOLKAR/XII/2017 tentang pencabutan dukungan terhadap Ridwan Kamil. Surat yang ditandatangani Airlangga Hartarto sebagai Ketua Umum Golkar itu menjelaskan alasan pencabutan dukungan karena pada sampai batas waktu, yakni 25 November 2017, Ridwan Kamil tidak juga menetapkan Daniel Mutaqien Syaifuddin sebagai pasangannya di Pilkada Jabar mendatang.
(ikbal/sir)