Monday, 22 July 2019

Jaktim Siap Sukseskan Asian Para Games 2018

Selasa, 19 Desember 2017 — 8:23 WIB
Wakil Ketua Umum Indonesia Asian Para Games 2018, Sylviana Murni, saat berbincang dengan atlet difabel. (Ifand)

Wakil Ketua Umum Indonesia Asian Para Games 2018, Sylviana Murni, saat berbincang dengan atlet difabel. (Ifand)

JAKARTA (Pos Kota) – Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur, diminta untuk terus mensosialisasikan Asian Para Games 2018 yang akan digelar pada 6-13 Oktober 2018. Upaya itu dinilai perlu, karena warga diminta ikut berpartisipasi aktif dan peduli terhadap kaum difabel dalam perlombaan empat tahunan tersebut.

Wakil Ketua Umum Indonesia Asian Para Games 2018, Sylviana Murni mengatakan, pihaknya sengaja mengandeng Pemkot Jakarta Timur karena sosialisasi yang dilakukan pastinya akan sangat ampuh. “Karena sosialisasi yang diberikan pastinya akan cepat sampai karena akan diteruskan mulai dari walikota hingga ke tingkat RT,” katanya.

Dikatakan mantan Deputi Gubernur Bidang Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta ini, pesta olahraga khusus difabel ini sendiri, nantinya akan diserbu 3.000 atlet penyandang disabilitas dari 43 negara yang akan berlomba di 18 cabang olah raga. Sehingga, dukungan untuk mereka pastinya sangat diperlukan karena Indonesia sebagai tuan rumah. “Tanpa dukungan dari masyatakat perhelatan olahraga bagi kaum disabilitas ini pastinya akan kurang,” ujarnya.

Terkait hal tersebut, Walikota Jakarta Timur, Bambang Musyawardana, mengatakan, pihaknya siap mendukung pelaksanaan Asian Para Games 2018. Dengan menerjunkan semua unsur, pihaknya akan terus mensosialisasikan kegiatan tersebut. “Kami berharap dengan sosialisasi ini mendorong masyarakat untuk berpartisipasi aktif dan perhatian serta kepedulian terhadap kaum difabel lebih meningkat,” ujarnya.

Menurutnya, Jakarta Timur siap menyambut dan mendukung kegiatan terasebut dan siap mensosialisasikan hingga tingkat RT. Apalagi di Jakarta Timur fasilitas untuk kaum difabel telah terpenuhi baik di sarana dan prasarana umum yang ada di kantor pemerintahan hingga RPTRA. “Soal fasilitas kita sangat peduli, dan itu bisa dilihat di ruang -ruang publik yang sudah dilengkapi tempat khusus bagi kaum disabilitas,” pungkasnya.

(ifand/sir)