Saturday, 22 September 2018

Pembangunan 15 RPTRA Dipantau oleh Kejaksaan

Selasa, 19 Desember 2017 — 0:48 WIB
TP4D Kejari Jakpus, melakukan pengecekan sejumlah RPTRA di wilayah Jakarta Pusat. (deny)

TP4D Kejari Jakpus, melakukan pengecekan sejumlah RPTRA di wilayah Jakarta Pusat. (deny)

JAKARTA (Pos Kota) – Pembangunan 15 Ruang Terpadu Ramah Anak (RPTRA) di wilayah Jakarta Pusat, dipantau Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejari Jakarta Pusat. Pengecekan fisik telah dilakukan, untuk memastikan pembangunan sesuai ketentuan.

“Sebagaimana intruksi presiden, TP4D diikut sertakan untuk mengawal SKPD dalam pembangunan, baik tingkat provinsi dan daerah. Dengan tujuan menghindari korupsi dan juga terjadinya penyimpangan di lapangan,” ucap Permana, anggota TP4D Kejari Jakpus, saat mengecek RPTRA Sahari dan RPTRA Jaya Molek, Senin (18/12).

Dalam pengecekan tersebut, Permana mengaku tidak menemukan adanya penyimpangan pelaksanaan di lapangan. Namun tim tetap memberi masukan kepada Sudin Perumahan agar toilet di RPTRA Sahara posisinya tidak menyembunyi agar menghindari kejahatan.

Kepala Sudin Perumahan dan Gedung Pemda Jakarta Pusat, Edy Suryaman, yang turut mendampingi TP4D Kejari Jakpus dalam pengecekan RPTRA mengatakan pengecekan tersebut juga memang diperlukan untuk mengetahui apakah pengerjaan telah sesuia ketentuan atau tidak.

“Kalau nanti ada yang rusak nanti dapat segera dilaporkan kepada pihak ketiga untuk segera diperbaiki kembali. Karena selama enam bulan ini masih dalam garansi,” jelals Edy sambil mengatakan sejauh ini tidak ada kerusakan. (deny)