Sunday, 24 June 2018

Polisi Masih Usut Kasus Pria Tewas Leher Terlilit Kawat

Selasa, 19 Desember 2017 — 12:27 WIB
Police line dipasang di pintu kamar kos korban

Police line dipasang di pintu kamar kos korban

JAKARTA (Pos Kota) – Pria yang ditemukan tewas di kamar kosnya di Jalan Rasa Sayang Grogol Petamburan, Jakarta Barat, diketahui bernama Ismail asal Palembang. Ia ditemukan tidak bernyawa dengan kawat melilit di lehernya, Senin, (18/12/2017).

Dari pantauan poskotanews.com, kamar berukuran 3 x 4 meter yang dikontrak seharga Rp600 ribu perbulan nampak masih dipasangi garis polisi. Namun, pintu sudah dalam keadaan rusak tersandar di bagian dalam ruangan akibat didobrak warga.

Bekas darah dan pakaian korban terlihat masih berserakan dan tergantung di kamar kos tersebut. Bahkan, kawat gantungan baju yang ditemukan melilit leher korban masih berada di lokasi.

Saat ditemukan, korban dalam kondisi tertelungkup dengan bercak darah berada di lantai. Meski sementara disebut korban meninggal akibat bunuh diri dengan gantung diri namun belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian penyebab pasti korban meninggal dunia.

(Baca: Pria Ditemukan dengan Leher Terlilit Kawat di Kamar Kos)

“Pas ditemukan tertelungkup ada kawat di leher, ada darah tapi lidahnya tidak menjulur,” kata Ujang salah satu warga yang ditemui dilokasi, Selasa, (19/12/2017).

Banyak warga belum mengenal korban pasalnya ia baru tiga hari tinggal di kontrakan tiga lantai yang memiliki 27 kamar . Bahkan, Ismail dketahui baru sehari bekerja di salah satu toko kue tidak jauh dari ia tinggal. “Baru tiga hari tinggal disini. Yang saya tahu korban bekerja di toko moci,” kata dia.

Menurut Ujang, pertama kali korban ditemukan oleh pria gemulai yang disebut sebagai adik korban. Dia curiga saat dihubungi melalui sambung telepon tidak ada jawaban dan ketika didatangi kamar korban dalam keadaan terkunci.

“Pas ditelpon nggak di angkat di WA (WhatsApp) nggak dibales, terus dia kesini dobrak pintu dibantu tetangga kos,” bebernya.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Edy Suranta Sitepu menjelaskan, pihaknya saat ini masih mendalami penyebab kematian korban. “Saat ini masih kita dalami dan kita periksa” tegas dia.

Korban saat ini telah dibawa ke Rumah Sakit Polri untuk dilakukan visum. (Yendhi)