Monday, 19 November 2018

Kisah Natal: Pasangan Manula Dipaksa Berpisah Setelah 73 Tahun Hidup Bersama

Kamis, 21 Desember 2017 — 1:15 WIB
Herbert dan Audrey Goodine harus berpisah setelah hidup bersama dalam 73 tahun terakhir.

Herbert dan Audrey Goodine harus berpisah setelah hidup bersama dalam 73 tahun terakhir.

PASANGAN suami-istri lanjut usia di Kanada tidak dapat merayakan Natal bersama karena untuk pertama kalinya dalam tujuh dekade terakhir, mereka harus tinggal di dua tempat berbeda.

Herbert Goodine, 91 tahun, akhir pekan ini diharuskan pindah dari panti wreda di Perth-Andover, New Brunswick, ke tempat perawatan manula lain yang memiliki fasilitas kesehatan lebih lengkap.

Ia harus pindah seorang diri karena istrinya yang berusia 89 tahun, Audrey Goodine, tetap tinggal di panti wreda sebelumnya.

Kisah itu telah menyebar luas di masyarakat Kanada.

“Ketika saya menelepon mereka kemarin, saya mendengar ibu menangis dan saya juga mendengar suara ayah di belakangnya,” kata Dianne Phillips, putri pasangan itu, dalam akun Facebook miliknya, Minggu (17/12).

natalmanula

Herbert dan Audrey Goodine harus berpisah setelah hidup bersama dalam 73 tahun terakhir.

“Ibu saya berkata, ‘bagi kami Natal telah berakhir dan ini adalah Natal terburuk yang pernah kami lalui. Mengapa mereka tidak memisahkan kami setelah Natal?'” ujarnya.

Unggahan status Phillips itu telah dibagikan sebanyak 15 ribu kali.

Phillips mengatakan, ia menerima panggilan telepon, Jumat lalu (15/12), dari departemen kesehatan setempat. Ia diberitahu, pusat layanan kesehatan jangka panjang menyebut kesehatan ayahnya terus menurun sehingga harus dipindahkan ke panti dengan perawatan intensif.

Ketika ia tidak menolak atau mengiyakan pemberitahuan itu, kata Phillips, otoritas departemen kesehatan menyatakan akan mengambil keputusan sepihak.

Phillips mengajukan penundaan pemindahan ayahnya selama satu pekan agar orangtuanya dapat merayakan bersama. Namun permintaan itu tidak diterima.

Seorang perwakilan dari pusat layanan kesehatan untuk manula turut memberikan komentar melalui Facebook.

“Jika penyakit yang diidap seorang warga di luar kemampuan medis kami dan pemerintah telah merujuk layanan kesehatan yang lebih tinggi, saya harus menaati perintah dan aturan itu.

“Saya bisa disebut melanggar hukum jika tidak menjalankan perintah itu dan saya dapat kehilangan lisensi paramedis saya.

“Pada titik ini, keputusan telah diambil otoritas yang lebih tinggi dan itu di luar kewenangan saya,” ujarnya. (BBC)