Monday, 16 September 2019

Promosikan Bali Aman, Jokowi Nongkrong di Warung Pantai Kuta

Jumat, 22 Desember 2017 — 21:54 WIB
Presiden Jokowi bersama para menteri Kabinet Kerja bercengkrama di warung sekitar Pantai Kuta, Bali

Presiden Jokowi bersama para menteri Kabinet Kerja bercengkrama di warung sekitar Pantai Kuta, Bali

JAKARTA – Tiba di hotel tempat bermalam selama berada di Bali, Jumat (22/12), Presiden Joko Widodo (Jokowi) tak langsung beristirahat. Ia memilih berjalan kaki menuju Pantai Kuta yang jaraknya hanya 100 meter dari hotel.

Tiba di pantai ukul 17.30 WITA, Presiden berjalan menyusuri pantai bersama Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Pariwisata Arief Yahya, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, dan Gubernur Bali I Made Mangku Pastika.

Selama menyusuri pantai, Jokowi menyapa wisatawan baik wisatawan domestik maupun mancanegara.

Presiden menyampaikan bahwa kondisi Bali aman dan bagi wisatawan jangan ragu untuk berlibur di Bali.

“Sore hari ini saya berada di Pantai Kuta di Pulau Dewata Bali, Bali aman. Dan wisatawan kalau kita lihat ini di Pantai Kuta sangat ramai sekali. Jadi kalau ingin berwisata di Pulau Bali dalam liburan ini silakan datang ke Bali,” tutur Presiden.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden sempat membuat vlog di tengah kerumunan wisatawan.

“Kalau kita lihat ini, sore hari ini saya berada di Pantai Kuta, ramai sekali coba lihat, ramai, ramai, ah ramai, ramai, ramai sekali, ramai sekali, ramai sekali, ramai sekali, aah ramai sekali,” kata Presiden dalam vlognya.

Usai menikmati keindahan Pantai Kuta selama 30 menit, Presiden bersama rombongan berjalan kaki menuju warung yang berada di kawasan Kuta.

Tak lupa, Presiden kembali menyapa dan menerima ajakan berswafoto dari a warga dan turis yang ada di sepanjang perjalanan menuju warung.

Di warung tersebut, Presiden menikmati hidangan caffe latte dan pisang goreng. Setelahnya, Presiden beserta rombongan kembali ke hotel dengan berjalan kaki.

Malam harinya, Presiden akan mengadakan Rapat Terbatas dengan para Menteri Kabinet Kerja untuk membahas pariwisata. (setkab)